{"id":368409,"date":"2026-04-14T08:24:01","date_gmt":"2026-04-14T01:24:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=368409"},"modified":"2026-04-14T08:24:47","modified_gmt":"2026-04-14T01:24:47","slug":"perhutani-kph-kedu-utara-bersama-stakeholder-lakukan-mitigasi-retakan-tanah-di-kawasan-hutan-sigedong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-kph-kedu-utara-bersama-stakeholder-lakukan-mitigasi-retakan-tanah-di-kawasan-hutan-sigedong\/","title":{"rendered":"Perhutani KPH Kedu Utara Bersama Stakeholder Lakukan Mitigasi Retakan Tanah di Kawasan Hutan Sigedong"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"56\" data-end=\"722\">KEDU UTARA, PERHUTANI (13\/04\/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui jajaran Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan koordinasi dan mitigasi bencana menyusul adanya laporan warga mengenai retakan tanah di kawasan hutan petak 5E Desa Sigedong. Kegiatan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) IX, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Lestari Sigedong, relawan SAR Macan Gunung Prau, serta mahasiswa KKN Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kamis (09\/04).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"724\" data-end=\"1027\">Retakan tanah yang ditemukan tidak hanya berada di kawasan hutan negara, tetapi juga merambah hingga ke lahan milik warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak mengingat potensi terjadinya longsor yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama saat intensitas hujan tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1029\" data-end=\"1320\">Kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi retakan untuk mengetahui kondisi terkini serta mengidentifikasi tingkat kerawanan. Tim gabungan melakukan pengukuran sederhana, dokumentasi, serta pemetaan area terdampak sebagai langkah awal dalam menentukan upaya penanganan yang tepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1322\" data-end=\"1649\">Selain itu, dilakukan koordinasi lintas sektor guna menyusun langkah mitigasi jangka pendek maupun jangka panjang. Upaya yang direncanakan meliputi pemasangan tanda peringatan di sekitar lokasi retakan, pembatasan aktivitas masyarakat di area rawan, serta sosialisasi kepada warga terkait potensi bahaya dan langkah antisipasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1651\" data-end=\"1948\">Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto Joko Supriyanto menyampaikan bahwa Perhutani KPH Kedu Utara sangat serius dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait potensi bencana di kawasan hutan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menghadapi kondisi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1950\" data-end=\"2235\">\u201cPerhutani KPH Kedu Utara bersama pemangku kepentingan terkait bergerak cepat melakukan pengecekan lapangan dan langkah mitigasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga diperlukan kolaborasi yang solid dalam penanganannya,\u201d ujar Kepala BKPH Candiroto Joko Supriyanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2237\" data-end=\"2460\">Perwakilan CDK IX Sulis menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah mitigasi yang dilakukan bersama. Ia menekankan pentingnya kajian teknis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab retakan tanah secara lebih mendalam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2462\" data-end=\"2668\">\u201cKami bersama tim akan melakukan pendalaman terkait kondisi tanah dan lingkungan di lokasi. Hasil kajian ini nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang lebih komprehensif,\u201d jelas Sulis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2670\" data-end=\"2917\">Sementara itu, perwakilan LMDH Wana Lestari Sigedong Misbahul menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari Perhutani dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap upaya mitigasi ini dapat meminimalkan risiko bencana bagi masyarakat sekitar hutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2919\" data-end=\"3106\">\u201cKami dari LMDH siap mendukung dan membantu dalam pemantauan kondisi di lapangan serta memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya,\u201d ungkap Misbahul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3108\" data-end=\"3412\">Dengan adanya sinergi antara Perhutani KPH Kedu Utara, pemerintah daerah, lembaga terkait, relawan, serta masyarakat, diharapkan upaya mitigasi retakan tanah di kawasan hutan Desa Sigedong dapat berjalan optimal dan mampu mencegah terjadinya bencana yang lebih besar di kemudian hari. (Kom-PHT\/Kdu\/Nurul)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3414\" data-end=\"3444\">Editor: Tri<br data-start=\"3425\" data-end=\"3428\" \/>Copyright \u00a9 2026<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEDU UTARA, PERHUTANI (13\/04\/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui jajaran Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan kegiatan koordinasi dan mitigasi bencana menyusul adanya laporan warga mengenai retakan tanah di kawasan hutan petak 5E Desa Sigedong. Kegiatan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":368412,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Perhutani KPH Kedu Utara Bersama Stakeholder Lakukan Mitigasi Retakan Tanah di Kawasan Hutan Sigedong","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[15],"tags":[8906,8829,8907,8908,8909,1996,3192,44,3183,45,2692,52,19,20,4062],"class_list":["post-368409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba","tag-cdk-wil-ix","tag-lestari-untuk-negeri","tag-sar-macan-prau","tag-unnes","tag-bpbd-kabupaten-temanggung","tag-kphkeduutara","tag-srlingkungan","tag-srperhutani","tag-srsosial","tag-suararimba","tag-divisiregionaljawatengah","tag-lmdh","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-terushijaukannegeri"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/foto-koordinasi-kenjuran.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/368409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=368409"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/368409\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":368438,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/368409\/revisions\/368438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/368412"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=368409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=368409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=368409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}