{"id":371560,"date":"2026-04-23T09:24:41","date_gmt":"2026-04-23T02:24:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=371560"},"modified":"2026-04-27T09:27:23","modified_gmt":"2026-04-27T02:27:23","slug":"hari-bumi-polres-madiun-gandeng-perhutani-tanam-ribuan-bibit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/hari-bumi-polres-madiun-gandeng-perhutani-tanam-ribuan-bibit\/","title":{"rendered":"Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit"},"content":{"rendered":"<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">REPUBLIKA.CO.ID (23\/04\/2026) | Polres Madiun Polda Jawa Timur bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu, 22 April 2026, bertempat di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 2.250 bibit tanaman yang terdiri dari berbagai jenis pohon seperti jati, johar, dan alpukat.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud sinergi antara aparat kepolisian dan instansi kehutanan dalam menjaga keberlangsungan alam.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, namun juga langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk generasi mendatang,\u201d ujar AKBP Kemas.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun Rusydi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Polres Madiun Polda Jatim dalam kegiatan penghijauan ini.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Ia menuturkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">\u201cPerhutani KPH Madiun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"rtz-paragraph blocks\" style=\"text-align: justify;\">Ia berharap pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem hutan. (*)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"https:\/\/retizen.republika.co.id\/posts\/752868\/hari-bumi-polres-madiun-gandeng-perhutani-tanam-ribuan-bibit\">republika.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>REPUBLIKA.CO.ID (23\/04\/2026) | Polres Madiun Polda Jawa Timur bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026. Kegiatan ini diadakan pada hari Rabu, 22 April 2026, bertempat di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 2.250 bibit tanaman yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":131,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,19,20,21],"class_list":["post-371560","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/131"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=371560"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371560\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":371564,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/371560\/revisions\/371564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=371560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=371560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=371560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}