{"id":379207,"date":"2026-05-29T10:23:51","date_gmt":"2026-05-29T03:23:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=379207"},"modified":"2026-06-02T10:28:47","modified_gmt":"2026-06-02T03:28:47","slug":"perhutani-bojonegoro-salurkan-bantuan-hewan-kurban-tjsl-untuk-masyarakat-sekitar-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-bojonegoro-salurkan-bantuan-hewan-kurban-tjsl-untuk-masyarakat-sekitar-hutan\/","title":{"rendered":"Perhutani Bojonegoro Salurkan Bantuan Hewan Kurban TJSL untuk Masyarakat Sekitar Hutan"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">BOJONEGORO, PERHUTANI (29\/05\/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa hewan kurban kepada masyarakat sekitar hutan. Penyerahan dan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Grogolan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pradok, KPH Bojonegoro, Kamis (28\/05).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Bantuan hewan kurban ini untuk merayakan hari raya Idul Adha 1447 sebagai bentuk kepedulian sosial Perhutani sekaligus upaya mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Melalui program TJSL, Perhutani berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan yang penuh makna.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Administratur Perhutani KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, menyampaikan bahwa ibadah kurban menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cMomentum Idul Adha mengajarkan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat sekitar hutan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa implementasi program TJSL bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat guna mendukung keberhasilan pengelolaan hutan yang lestari.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, tokoh masyarakat sekitar hutan, Edi Purnomo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Perhutani yang secara konsisten berbagi dengan masyarakat melalui bantuan hewan kurban.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat sekitar hutan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga dan menjadi wujud nyata kepedulian Perhutani kepada masyarakat. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan penyaluran bantuan hewan kurban tersebut, Perhutani KPH Bojonegoro berharap hubungan baik dan sinergi dengan masyarakat desa hutan dapat terus terjaga dan semakin kuat, sehingga mendukung terciptanya pengelolaan hutan yang lestari serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (Kom-PHT\/Bjn\/Nyo)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor:Lra<br \/>\nCopyright\u00a92026<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOJONEGORO, PERHUTANI (29\/05\/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa hewan kurban kepada masyarakat sekitar hutan. Penyerahan dan pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Grogolan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pradok, KPH Bojonegoro, Kamis (28\/05). Bantuan hewan kurban ini untuk merayakan hari raya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":379209,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[1585,43,44,45,19,20],"class_list":["post-379207","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba","tag-perhutanidivisiregionaljawatimur","tag-perhutanisuararimba","tag-srperhutani","tag-suararimba","tag-perhutani","tag-perum-perhutani"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=379207"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379207\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":379737,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/379207\/revisions\/379737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/379209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=379207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=379207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=379207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}