{"id":39282,"date":"2016-08-07T11:43:40","date_gmt":"2016-08-07T04:43:40","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/?p=39282"},"modified":"2022-04-04T12:53:54","modified_gmt":"2022-04-04T12:53:54","slug":"candi-sumberawan-potensi-wisata-kabupaten-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/candi-sumberawan-potensi-wisata-kabupaten-malang\/","title":{"rendered":"Candi Sumberawan, Potensi Wisata di Kabupaten Malang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SUARADESA, MALANG (6\/8\/2016) |<\/strong>\u00a0Wisata religius yakni Candi Sumberawan di Singosari Kabupaten Malang ini melakukan pembenahan agar menjadi sektor pariwisata yang dapat menambah pendapatan daerah.\u00a0<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa tahun ini dilakukan pembenahan oleh Pemerintah daerah (Pemda) dan bantuan dari warga, dengan membuat fasilitas jalan untuk mempermudah wisatawan menuju candi, lalu membuat taman-taman disekitar candi oleh Perhutani dan membuat beberapa MCK, warung serta Musholla.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nNamun fungsi utamanya bukanlah untuk wisata melainkan untuk ritual, tempat beribadah, dan observasi tetapi semenjak dibenahi beberapa tahun ini pengunjung Candi Sumberawan meningkat hingga mencapai 1.500 pengunjung per bulannya, padahal tahun sebelumnya hanya mencapai 700 pengunjung per bulannya.<br \/>\nJuru Pelihara Candi Sumberawan, Nuryadi mengatakan, pemerintah harus lebih memperhatikan potensi-potensi pariwisata, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n\u201cHarapannya pemerintah menjadikan tempat ini menjadi wisata yang bagus dan baik agar bisa menambah pendapatan warga sekitar dan pendapatan daerah,\u201d Kata Nuryadi, Sabtu (6\/8).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nTak hanya wisatawan domestik yang mengunjungi Candi tersebut, namun banyak juga dari wisatawan asing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nWalaupun Candi Sumberawan ini dibenahi, tapi tidak menghilangkan keasriannya.<br \/>\nCandi Sumberawan ini dibuka untuk umum sejak tahun 2000 hingga kini, dan dibuka setiap hari mulai jam 07.30 hingga 17.00 WIB.(Nuril)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal : 6 Agustus 2016<br \/>\nSumber : <a href=\"http:\/\/www.suaradesa.com\/wisata\/2016\/08\/06\/candi-sumberawan-potensi-wisata-di-kabupaten-malang\">Suaradesa.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUARADESA, MALANG (6\/8\/2016) |\u00a0Wisata religius yakni Candi Sumberawan di Singosari Kabupaten Malang ini melakukan pembenahan agar menjadi sektor pariwisata yang dapat menambah pendapatan daerah.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[1925,1585,35,21],"class_list":["post-39282","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-kphmalang","tag-perhutanidivisiregionaljawatimur","tag-wisataperhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201287,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39282\/revisions\/201287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}