{"id":39529,"date":"2016-08-18T00:51:42","date_gmt":"2016-08-17T17:51:42","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/?p=39529"},"modified":"2022-04-04T12:53:49","modified_gmt":"2022-04-04T12:53:49","slug":"produsen-kopi-arabika-kabupaten-bandung-kewalahan-sediakan-permintaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/produsen-kopi-arabika-kabupaten-bandung-kewalahan-sediakan-permintaan\/","title":{"rendered":"Produsen Kopi Arabika Kabupaten Bandung Kewalahan Sediakan Permintaan"},"content":{"rendered":"<p><strong>POJOKJABAR.COM, \u00a0KABUPATEN BANDUNG (17\/8\/2016) |<\/strong> Kopi asal Kabupaten Bandung cukup berprestasi di kancah nasional bahkan dunia. Pertumbuhan pertanian kopi terus digenjot untuk meningkatkan produksi.<!--more--><br \/>\nKepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bandung, Tisna Umaran mengatakan, kopi Arabika merupakan andalan Kabupaten Bandung. \u201cKondisi alam pegunungan menjadi keuntungan tersendiri karena kopi jenis tersebut tumbuh dengan baik di dataran tinggi,\u201d katanya.<br \/>\nDi sisi lain, permintaan dunia akan kopi Arabika sangat tinggi, dimana 80 persen permintaan dunia berada pada kopi Arabika dan 20 persen kopi robusta.<br \/>\nDi Indonesia, pertanian kopi justru berbanding terbalik, dimana 80 persen produksi kopi merupakan jenis robusta dan 20 persennya Arabika.<br \/>\nDengan demikian, kopi Arabika yang tumbuh baik di wilayah Kabupaten Bandung mempunyai pasar yang bagus peluang pasar atau permintaan dunia akan kopi Arabika sangat tinggi.<br \/>\n\u201cPermintaan pasar terhadap kopi arabika cukup menguntungkan bagi petani di Kabupaten Bandung, makanya perluasan lahan terus dilakukan untuk meningkatkan produksi,\u201d tutur Tisna, Senin (15\/8\/2016).<br \/>\nSaat ini, produksi kopi di Kabupaten Bandung ditopang 12 ribu hektare lahan, baik milik petani, maupun Perhutani dengan jumlah tanaman mencapai 400 ribu pohon. Lahan kopi sendiri tersebar di berbagai daerah seperti Cilengkrang, Cimenyan, Cicalengka, Nagreg, Kertasari, Pasirjambu, Ciwidey, Cimaung, dan daerah lainnya<br \/>\nTingginya permintaan dunia akan kopi Arabika membuat banyak koperasi kelompok tani, dan produsen kopi lainnya kewalahan dalam memenuhi kebutuhan pasar. Bahkan, kopi asal Kabupaten Bandung sudah merambah hingga ke berbagai belahan dunia, seperti Eropa, Timur Tengah dan Amerika.<br \/>\n\u201cKita terus tingkatkan penambahan lahan pertanian kopi, tiap tahun setidaknya membuka 1000 hektare lahan baru,\u201d ungkapnya.<br \/>\nTanggal : 17 Agustus 2016<br \/>\nSumber : <a href=\"http:\/\/jabar.pojoksatu.id\/bandung\/2016\/08\/17\/produsen-kopi-arabika-kabupaten-bandung-kewalahan-sediakan-permintaan\/2\/\">Pojoksatu.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POJOKJABAR.COM, \u00a0KABUPATEN BANDUNG (17\/8\/2016) | Kopi asal Kabupaten Bandung cukup berprestasi di kancah nasional bahkan dunia. Pertumbuhan pertanian kopi terus digenjot untuk meningkatkan produksi.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[42,328,52,21,99],"class_list":["post-39529","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-perhutanidivisiregionaljawabaratdanbanten","tag-kopi","tag-lmdh","tag-perumperhutani","tag-phbm"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39529"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":201246,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39529\/revisions\/201246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}