{"id":43690,"date":"2016-12-19T19:26:40","date_gmt":"2016-12-19T12:26:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=43690"},"modified":"2022-04-04T12:52:48","modified_gmt":"2022-04-04T12:52:48","slug":"ugm-tanam-4-000-pohon-merapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/ugm-tanam-4-000-pohon-merapi\/","title":{"rendered":"UGM Tanam 4.000 Pohon di Merapi"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/534145_620.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-43691 alignleft\" src=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/534145_620-300x171.jpg\" alt=\"534145_620\" width=\"300\" height=\"171\" \/><\/a>TEMPO.CO (19\/12\/2016) | Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-67 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar aksi tanam pohon. Sekitar empat ribu pohon ditanam di Taman Nasional Gunung Merapi Blok Jurangjero, Argosuko, Srumbung, Kabupaten Magelang pada Sabtu 17 Desember 2016. Penanaman tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar serta didampingi Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Suratman.<br \/>\nAda 11 jenis pohon endemik Merapi yang ditanam antara lain Berasan, Trembelu, Randu Alas, dan Nogosari. Menurut Budi Widodo, selaku ketua panitia, penanaman pohon sebanyak 3.000 telah dilakukan pada 4 dan 11 Desember 2016. \u201cSisanya ada seribu yang kami tanam hari ini,\u201d katanya.<br \/>\nPenanaman pohon di Merapi ini, menurut Suratman juga agar nantinya dapat mewujudkan lereng Merapi sebagai bentuk persembahan alam untuk pendidikan global. Saat ini, Merapi sedang diusulkan sebagai salah satu tipologi gunung berapi vulkano untuk dunia. Nantinya, Merapi akan menjadi laboratorium pembelajaran bagi para peneliti gunung api dunia.<br \/>\nAcara yang diprakarsai Keluarga Alumni Resimen Mahasiswa UGM tersebut juga didukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPDA SHL Opak Progo, BKSDA Yogyakarta, TNGM Merapi, Perum Perhutani dan Universitas Gadjah Mada.<br \/>\nSiti Nurbaya menyatakan pemerintah saat ini memiliki program dan tantangan besar dalam hal penanaman pohon. Apalagi, pemerintah dan masyarakat dihadapkan lahan kritis sebanyak 24 juta hektar. Dari jumlah tersebut, 8 juta hektar berada di kawasan dalam hutan dan 16 juta hektar di kawasan umum.<br \/>\nSaat ini pemerintah menyambut baik sistem adopsi dalam aksi penanaman pohon di Indonesia. Menurut Siti, hal tersebut dapat memunculkan kearifan dan partisipasi bersama seluruh lapisan masyarakat.<br \/>\n\u201cKita saat ini memang dihadapkan pada banyak persoalan lingkungan, termasuk kehutanan. Maka, gerakan-gerakan alumni semacam ini menjadi sangat penting,\u201d ujar Siti.<br \/>\n&nbsp;<br \/>\nSumber : <a href=\"https:\/\/m.tempo.co\/read\/news\/2016\/12\/19\/273828946\/ugm-tanam-4-000-pohon-di-merapi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tempo.co<\/a><br \/>\nTanggal : 19 Desember 2016<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TEMPO.CO (19\/12\/2016) | Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-67 Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar aksi tanam pohon. Sekitar empat ribu pohon ditanam di Taman Nasional Gunung Merapi Blok Jurangjero, Argosuko, Srumbung, Kabupaten Magelang pada Sabtu 17 Desember 2016. Penanaman tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar serta didampingi Wakil Rektor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":95,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,2336,26,19,21,755],"class_list":["post-43690","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-gerakanpenanaman","tag-penanaman","tag-perhutani","tag-perumperhutani","tag-ugm"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43690","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/95"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43690"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43690\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200829,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43690\/revisions\/200829"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}