{"id":46708,"date":"2017-05-05T10:20:15","date_gmt":"2017-05-05T03:20:15","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=46708"},"modified":"2022-04-04T12:52:00","modified_gmt":"2022-04-04T12:52:00","slug":"menyingkap-wajah-baru-bukit-watudodol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/menyingkap-wajah-baru-bukit-watudodol\/","title":{"rendered":"Menyingkap Wajah Baru Bukit Watudodol"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/29perhutani3-728x385.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-46709 alignleft\" src=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/29perhutani3-728x385-300x159.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"159\" \/><\/a>JURNALINDONESIA.NET (4\/5\/2017) |Bukit Watudodol yang berada di kawasan hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Utara, petak 66H, RPH Selogiri, BKPH Ketapang kini semakin hits.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Landscape yang indah dengan landmark patung Gandrung berlatar Selat Bali, kian memanjakan mata. Pepohonan keras khas bebatuan penopang dahan hijau yang meranggas menghasilkan warna kontras dengan birunya langit dan laut cocok untuk penggila fotografi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBukan Grand Watudodolnya, tapi yang di atas. Bukit di atas Watudodol itu yang nantinya kita akan coba kembangkan,\u201d janji Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejalan dengan keinginan Pemerintah Daerah Banyuwangi, Perhutani KPH Banyuwangi Utara pun bersambut. Bukit Watu Dodol yang berada di atas jalur utama menuju Kabupaten Situbondo itu kini pun mulai bersolek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di atas ketinggian sekitar 20 meter, pengunjung akan menemukan sebuah spot yang indah dengan pemandangan langsung menuju Selat Bali serta pengunjung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bukit yang berada di kawasan hutan Perum Perhutani KPH Banyuwangi Utara, petak 66 H, RPH Selogiri, BKPH Ketapang tersebut dilengkapi dengan kursi kursi kayu membelakangi Selat Bali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pohon-pohon hijau serta sebagian yang meranggas menghasilkan warna kontras dengan birunya langit dan laut cocok untuk penggila fotografi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain bukit watu dodol, nantinya kita akan kembangkan juga wisata situs yang ada di sana. Menuju ke atas dengan jalan setapak, ada gua peninggalan Jepang yang berjarak 6 kilomater, nanti juga kita siapkan untuk wisata adventure,\u201d kata Bagian Komunikasi Perusahaan (Komper) Perhutani, KPH Banyuwangi Utara, Tri Sugiharto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"https:\/\/www.jurnalindonesia.net\/menyingkap-wajah-baru-bukit-watudodol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">jurnalindonesia.net<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal : 4 Mei 2017<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALINDONESIA.NET (4\/5\/2017) |Bukit Watudodol yang berada di kawasan hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Utara, petak 66H, RPH Selogiri, BKPH Ketapang kini semakin hits. Landscape yang indah dengan landmark patung Gandrung berlatar Selat Bali, kian memanjakan mata. Pepohonan keras khas bebatuan penopang dahan hijau yang meranggas menghasilkan warna kontras dengan birunya langit dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[1664,35,32,2708,19,21],"class_list":["post-46708","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-kphbanyuwangiutara","tag-wisataperhutani","tag-beritaperhutani","tag-bukitwatudodol","tag-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46708"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200513,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46708\/revisions\/200513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}