{"id":47192,"date":"2017-05-26T11:07:01","date_gmt":"2017-05-26T04:07:01","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=47192"},"modified":"2022-04-04T12:51:52","modified_gmt":"2022-04-04T12:51:52","slug":"dua-objek-wisata-baru-diresmikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/dua-objek-wisata-baru-diresmikan\/","title":{"rendered":"Dua Objek Wisata Baru Diresmikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/kecil-300x300.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47125 alignleft\" src=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/kecil-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" \/><\/a>SUARAMERDEKA.COM (26\/5\/2017) | Dua objek wisata baru yakni Curug Gunung Putri dan Curug Kyai Kate diresmikan Bupati Purworejo Agus Bastian, baru-baru ini. Kedua obyek wisata baru tersebut terletak di Desa Cepedak dan Desa Gunungcondong, Kecamatan Bruno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peresmian ditandai dengan penandatangani prasasti oleh Bupati Bastian dan Adminstratur\/ KKPH KPH Kedu Selatan Agus Yulianto di Aula Kantor Desa Cepedak. Turut hadir wakil ketua DPRD Kabupaten Purworejo Endang Tavip Handayani, Asisten Pemerintahan Murwanto, Asisten Administrasi dan Kesra Sekda Muh Wuryanto, Camat Bruno Wasit Diono, Muspika, serta pejabat dinas instansi terkait dan para kepala desa. Ikut memeriahkan artis serba bisa ibukota, Tora Sudiro serta musisi Stevie Morley Item atau lebih dikenal Stevie Item.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Bastian mengemukakan, peresmian dua objek wisata itu dalam rangka mempersiapkan tahun kunjungan wisata atau Romansa 2020, yang dilakukan bersama-sama masyarakat. \u201cKebersamaan membangun ini tentu memiliki semangat agar keberadaan objek wisata di Purworejo dapat dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara,\u201d kata Bastian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia berharap, apa yang sudah dilakukan oleh Desa Cepedak dan Gunungcondong bisa dicontoh oleh desa lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPada tahun 2017 ini, Insya Allah kita juga akan membuat Bruno Jazz yang akan menghadirkan artis dan musis dari ibukota,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adminstratur\/KKPH KPH Kedu Selatan Agus Yulianto mengatakan, peresmian objek wisata di kawasan perhutani tersebut merupakan salah satu upaya dalam rangka mengembangkan pemberdayaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). \u2018\u2019Jadi tidak hanya terkait produksi bidang kayu, karena kecamatan Bruno memilik nilai estetika atau daya tarik pemdangan yang sangat menjanjikan,\u2019\u2019 terang Yulianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakan, masih ada tujuh sampai delapan objek wisata lagi yang akan akan dikembangkan. Termasuk beberapa ada di kawasan yang terkena dampak dari pengembangan Badan Otorita Candi Borobudur, salah satunya ada di Kecamatan Loano.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"http:\/\/berita.suaramerdeka.com\/smcetak\/dua-objek-wisata-baru-diresmikan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">berita.suaramerdeka.com<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal : 26 Mei 2017<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUARAMERDEKA.COM (26\/5\/2017) | Dua objek wisata baru yakni Curug Gunung Putri dan Curug Kyai Kate diresmikan Bupati Purworejo Agus Bastian, baru-baru ini. Kedua obyek wisata baru tersebut terletak di Desa Cepedak dan Desa Gunungcondong, Kecamatan Bruno. Peresmian ditandai dengan penandatangani prasasti oleh Bupati Bastian dan Adminstratur\/ KKPH KPH Kedu Selatan Agus Yulianto di Aula Kantor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[35,32,2744,2745,250,52,19,21,36],"class_list":["post-47192","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-wisataperhutani","tag-beritaperhutani","tag-curug-gunung-putri","tag-curug-kyai","tag-kph-kedu-selatan","tag-lmdh","tag-perhutani","tag-perumperhutani","tag-wisata"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47192"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":200462,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47192\/revisions\/200462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}