{"id":51890,"date":"2018-01-08T09:10:18","date_gmt":"2018-01-08T02:10:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=51890"},"modified":"2022-04-04T12:50:20","modified_gmt":"2022-04-04T12:50:20","slug":"wana-wisata-bukit-jodho-spot-swafoto-di-ketinggian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wana-wisata-bukit-jodho-spot-swafoto-di-ketinggian\/","title":{"rendered":"Wana Wisata Bukit Jodho, Spot Swafoto di Ketinggian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Wana-Wisata-Bukit-Jodho-Spot-Swafoto-Diatas-ketinggian-Dengan-Latar-Belakang-Kota-Tulungagung.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-51891 alignleft\" src=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Wana-Wisata-Bukit-Jodho-Spot-Swafoto-Diatas-ketinggian-Dengan-Latar-Belakang-Kota-Tulungagung-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" \/><\/a>AGTVNEWS.COM (7\/1\/2018) | Wisata alam saat ini mulai digemari oleh masyarakat. Sejumlah daerah pun menggalakkan spot wisata alam, untuk menarik wisatawan datang ke wilayahnya. Salah satunya Wana Wisata Bukit Jodho di Desa Pakisrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bukit Jodho memiliki sejumlah spot untuk swafoto dengan latar belakang kota Tulungagung. Wisata alam ini dikelola Perum Perhutani dengan Badan USaha Milik Desa setempat. Wisatawan bisa menikmati keindahan alam pegunungan dan mengabadikannya dengan berfoto ria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wana wisata Bukit Jodho ini merupakan metamorfose dari Bukit Jomblo. Tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari derah lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wisata alam ini terletak di petak 9N RPH dan BKPH Campurdarat. Dengan hamparan hutan jati seluas 11 hektar, perjalanan anda akan terasa menyenangkan. Hanya butuh waktu 5 menit dari bawah bukit untuk tiba di atas Bukit Jodho. Wisatawan bisa menikmati kota Tulungagung, Gunung Wilis dan Gunung Budheg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Kepala BKPH Campurdarat, Sachur Rochman, wisata alam yang dikelola Perhutani bekerjasama dengan BUM Desa Pakisrejo menyajikan spot untuk swafoto wisatawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBeberapa spot untuk berswafoto dengan bentuk-bentuk yang unik seperti spot bulan sabit, sarang burung, cahaya hati, lorong asmara, jembatan cinta, serta spot kupu-kupu raksasa. spot-spot ini sengaja dibuat untuk memanjakan para pengunjung agar dapat berswafoto bersama keluarga maupun bersama sahabat,\u201d jelas Sachur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara menurut salah satu pengunjung, Arvina, baru pertama kali mengunjungi Wana Wisata Bukit Jodho yang diketahuinya dari sosial media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPuas banget bisa berwisata ke sini. Tapi sayang tanah yang di depan itu agak becek. Jadi mau masuk agak susah,\u201d keluh Arvina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wisatawan yang datang ke Wana Wisata Bukit Jodho ini tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup membayar tiket parkir untuk roda empat Rp 10 ribu dan sepeda motor 5 ribu rupiah. Jarak wana wisata ini cukup dekat dari pusat kota Tulungagung, hanya 20 KM saja ke arah selatan menuju Kecamatan Campurdarat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"http:\/\/agtvnews.com\/2018\/01\/wana-wisata-bukit-jodho-spot-swafoto-di-ketinggian.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">agtvnews.com<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal : 7 Januari 2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AGTVNEWS.COM (7\/1\/2018) | Wisata alam saat ini mulai digemari oleh masyarakat. Sejumlah daerah pun menggalakkan spot wisata alam, untuk menarik wisatawan datang ke wilayahnya. Salah satunya Wana Wisata Bukit Jodho di Desa Pakisrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Bukit Jodho memiliki sejumlah spot untuk swafoto dengan latar belakang kota Tulungagung. Wisata alam ini dikelola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[35,32,19,20,21],"class_list":["post-51890","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-wisataperhutani","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51890"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51890\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199975,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51890\/revisions\/199975"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}