{"id":68856,"date":"2018-11-14T08:48:05","date_gmt":"2018-11-14T01:48:05","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=68856"},"modified":"2022-04-04T12:48:51","modified_gmt":"2022-04-04T12:48:51","slug":"komunitas-skin-kendal-tanam-50-bibit-pohon-jati-di-darupono","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/komunitas-skin-kendal-tanam-50-bibit-pohon-jati-di-darupono\/","title":{"rendered":"Komunitas Skin Kendal Tanam 50 Bibit Pohon Jati di Darupono"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/thumbnail-5beabaf162541.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-68857 alignleft\" src=\"http:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/thumbnail-5beabaf162541-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a>SUARAMERDEKA.COM (13\/11\/2018) | Sebanyak 50 bibit pohon jati ditanam di lahan Perum Perhutani di lahan petak 15 H Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Darupono Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Boja, Selasa (13\/11). Penanaman bibit pohon jati tersebut dilakukan komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (Skin) Chapter Kendal bekerja sama dengan Perum Perhutani BKPH Boja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asisten Perhutani BKPH Boja, Kriswantoro, mengapresiasi kepedulian Skin Kendal dengan kondisi lingkungan di kawasan hutan lindung Darupono. Penanaman pohon jati itu bisa menyerap air dan mengurangi bencana alam tanah longsor dan menyerap air hujan. \u2018\u2019Melihat kondisi tanah dan cuaca, wilayah Darupono sangat baik untuk ditanam pohon jati,\u2019\u2019 tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembina komunitas Skin Chapter Kendal, Heru Yuniarso mengatakan, bakti sosial penanaman pohon dalam rangka memperingati HUT ke-4 komunitas penggemar mobil katana tersebut. Penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Kendal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u2018\u2019Kawasan hutan Darupono berada di wilayah atas dan rawan terhadap tanah longsor,\u2019\u2019 kata Heru, di dampingi Ketua Skin Kendal M Fauzi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heru menambahkan, selain penanaman pohon, Skin Kendal bakal menyelenggarakan reli wisata menyusuri kawasan hutan jati milik Perum Perhutani di Kecamatan Kaliwungu Selatan. Reli wisata diselenggarakan Minggu 25 November 2018. Jenis kegiatan yakni fan family off road dan fan extrem.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penggemar jep bisa melakukan pendaftaran antara lain Pos 26 RPH Darupono BKPH Boja, sosial media yakni facebook Skin Kendal, dan sekretariat Skin Kendal di Jalan Raya Kaliwungu Nomor 81 tepatnya di depan Puskesmas Kaliwungu. \u2018\u2019Biaya pendaftaran Rp 150 ribu dan mendapat kaos, snack, dan makan. Kegiatan itu sekaligus bertujuan memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Kendal,\u2019\u2019 tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSumber : <a href=\"https:\/\/www.suaramerdeka.com\/news\/baca\/145315\/komunitas-skin-kendal-tanam-50-bibit-pohon-jati-di-darupono\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">suaramerdeka.com<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanggal : 13 November 2018<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUARAMERDEKA.COM (13\/11\/2018) | Sebanyak 50 bibit pohon jati ditanam di lahan Perum Perhutani di lahan petak 15 H Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Darupono Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Boja, Selasa (13\/11). Penanaman bibit pohon jati tersebut dilakukan komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (Skin) Chapter Kendal bekerja sama dengan Perum Perhutani BKPH Boja. Asisten Perhutani BKPH [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,19,20,21],"class_list":["post-68856","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68856","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68856"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":199520,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68856\/revisions\/199520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}