BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (17/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan KPH Banyuwangi Barat melakukan apel memperingati hari lahir (Harlah) Serikat Karyawan (Sekar) Perhutani yang ke 21 tahun 2026 di lapangan upacara kantor KPH Banyuwangi, pada Kamis (15/01).
Harlah Sekar Perhutani yang ke 21 ini mengusung tema “Bergerak Bersama Tumbuh Lebih Kuat” dan bertindak sebagai Pembina Apel adalah Administratur KPH Banyuwangi Barat, untuk Komandan Apel Kasubsi Kemitraan Produktif KPH Banyuwangi Barat yang diikuti oleh segenap manajemen dan karyawan Perhutani KPH Banyuwangi Raya (Barat, Utara dan Selatan).
Nova Aleksandra selaku Ketua Sekar Perhutani DPD Banyuwangi Barat dalam laporan apel tersebut menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh peserta apel, kehadiran dan motivasi yang diberikan menjadi penyemangat baginya untuk terus meningkatkan semangat kerja, kedisiplinan dan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.
“Kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pimpinan dan seluruh karyawan, sehingga seluruh program kerja dapat berjalan dengan optimal serta mendukung tercapainya visi dan misi organisasi,” tutur Nova.
“Kami ucapkan terimakasih atas perhatian dan bimbingan serta arahan dari pimpinan, sehingga dapat menjadi pedoman bagi kami dalam melaksanakan tugas kedepan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Selaku Pembina Apel, Administratur KPH Banyuwangi Barat, Muklisin dalam sambutannya menyampaikan sejarah serikat karyawan di Perhutani diawali pada tahun 2003 di Jawa Timur terbentuk Sekar Jati di BKPH Singosari, di Jawa Tengah muncul Serumpun Satu dan di Jawa Barat bernama Sekar Janten.
“Pada tanggal 11 Januari 2005 dilakukan kesepakatan dalam Musyawarah Bersama (Mubes) pertama di Bandung yang berfikir sama agar Perhutani tetap jaya dan karyawannya sejahtera sehingga sepakat serikat karyawan yang berada di Perhutani bernama Sekar Perhutani, dan disepakati bahwa tanggal tersebut menjadi hari lahir Sekar” terang Muklisin.
“Komitmen Sekar sampai saat ini bagaimana visi atau tujuannya adalah menjaga eksistensi Perusahaan, untuk kesejahteraan (karyawan), perbaikan sumberdaya hutan dan saya berpesan untuk kader sekar jadilah teladan yang baik dibidang masing masing,” ujarnya.
“Jika anda mandor tanam jadilah yang terbaik, jika jadi mandor tebang jadilah yang terbaik, berikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan karena tantangan makin tahun Perhutani semakin komplek, pada saat kita tidak kompak dalam bergerak jangan berharap survive dalam masa sulit itu,” tegasnya.
“Sekar tetaplah berjuang untuk kesejahteraan karyawan, kader sekar berikanlah kontribusi terbaik, kritis namun solutif dan mudah mudahan berjalan dengan baik sehingga cita cita sekar untuk mewujudkan kesejahteraan karyawan dan menjaga eksistensi perusahaan bisa terwujud dengan baik,” pungkasnya. (Kom-PHT/BWB/eko).
Editor:Lra
Copyright©2026