KUNINGAN, PERHUTANI (17/11/2023) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kuningan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kuningan (Bappeda) dan Institu Pertanian Bogor (IPB) Universty gelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penilaian lansekap dan insfrastruktur hijau, bertempat di Grand Cordella Kabupaten Kuningan Hari Kamis (16/11).
Hadir dalam acara tersebut Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan dan Komunikasi Perusahaan KPH Kuningan Usnadi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kuningan Usep Sumirat, Ketua Pengkaji IPB University Pini Wijayanti beserta jajaran, serta yang hadir lainnya.
Administratur KPH Kuningan Suparno di tempat terpisah mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan karena bertujuan untuk menghasilkan data yang berkualitas.
“Data-data yang di hasilkan oleh dinas di kumpulkan, di sinkronisasi serta di publikasikan dalam publikasi yang ada di wilayah Kabupaten Kuningan. Setiap tahun data-data sangat di perlukan untuk perencanaan monitoring dan juga evaluasi pembangunan khususnya oleh Pemerintahan Kabupaten Kuningan,” jelasnya
Usep Sumirat menyampaikan bahwa Presiden telah mengeluarkan peraturan Presiden No, 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI), dimaksudkan untuk mengatur penyelenggaraan tata kelola data yang di hasilkan oleh intansi pusat dan intansi daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan evaluasi dan pengendalian pembangunan.
“Badan pusat statistik sebagai pembina data, Dinas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sebagai wali data dan dinas/intansi/Opd sebagai produsen data harus saling mendukung dengan pendekatan, kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen untuk saling bahu membahu meningkatkan kualitas data. Harapannya agar setiap pekerjaan apapun yang mengangkat hidup orang banyak yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan dapat di kerjakan bersama-sama,” ungkapnya. (Kom-PHT/Kng/Ddi).
Editor: YR
Copyright©2023