BONDOWOSO, PERHUTANI (10/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menerima kunjungan koordinasi Kepala Rumah Tahanan (KaRutan) Kelas IIB Situbondo, Suwono, dalam rangka pembahasan rencana kerja sama program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman padi di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Prajekan, Kamis (09/01).

Koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam mengimplementasikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui penguatan sinergi lintas sektor serta optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara produktif, terencana, dan akuntabel. Adapun rencana pemanfaatan lahan seluas lebih kurang 1 ha diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan tetap memperhatikan fungsi utama kawasan hutan serta kepatuhan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyampaikan bahwa rencana kerja sama ini sejalan dengan komitmen Perhutani dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Menurutnya, program budidaya padi yang melibatkan warga binaan Rutan Situbondo tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial positif melalui pembinaan kemandirian dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Melalui kolaborasi ini, Perhutani berupaya mewujudkan pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Misbakhul Munir.

Sementara itu, KaRutan Situbondo, Suwono, menjelaskan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan budidaya padi merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana rehabilitasi sosial sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan pemerintah.

Rencana kerja sama ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis meliputi penetapan pola tanam, jadwal pelaksanaan, mekanisme pendampingan teknis, serta sistem pengawasan terpadu. Melalui sinergi antara Perhutani KPH Bondowoso dan Rutan Situbondo, program ini diharapkan dapat berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. (Kom-PHT/Bdw/Mam)

Editor:Lra
Copyright©2025