INDRAMAYU, PERHUTANI (27/10/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu turut hadir dalam tradisi Sedekah Bumi yang diselenggarakan oleh masyarakat pesanggem Desa Sukaselamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut berlangsung di Petak 12 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sukaselamet II, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Plosokerep, pada Minggu (26/10).

Tradisi Sedekah Bumi yang dilaksanakan oleh warga penggarap hutan ini merupakan wujud rasa syukur atas hasil bumi yang diperoleh, sekaligus doa memohon kelancaran dalam pengolahan lahan serta limpahan rezeki dan hasil panen yang lebih baik di masa mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Sukaselamet II Yaeh Aenira beserta jajaran Perhutani BKPH Plosokerep, perwakilan Pemerintah Desa Sukaselamet, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jaga Mulya Pepen beserta anggota, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Administratur Perhutani KPH Indramayu melalui KRPH Sukaselamet II Yaeh Aenira menyampaikan bahwa Perhutani senantiasa berpartisipasi dalam kegiatan budaya sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal yang menjadi warisan leluhur.

“Perhutani berharap kegiatan ini memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugas Perhutani di lapangan. Kehadiran kami juga sebagai wujud komitmen menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Pepen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara, terutama masyarakat desa. Ia berharap sinergi antara Perhutani KPH Indramayu dan masyarakat terus terjalin demi kebermanfaatan bersama.

“Sedekah bumi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan cerminan jati diri kita. Acara rutin ini dilaksanakan masyarakat penggarap dalam memasuki musim penghujan sebagai persiapan penanaman Musim Tanam I (MT I). Ini adalah momen sakral untuk bersyukur kepada Allah SWT atas hasil bumi, rezeki, kebersamaan, dan segala nikmat yang kita terima,” ungkapnya.

Pepen menambahkan, “Makna dari upacara adat Sedekah Bumi ini adalah doa bersama memohon kepada Allah SWT agar para petani yang akan melaksanakan pengolahan lahan diberi keberkahan bagi keluarga, dan Perhutani tetap lestari,” ungkapnya.(Kom/Pht/Idr/De)

Editor  : EM
Copyright©2025