PERHUTANI, JATIROGO (31/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo mendampingi musyawarah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kaligede Bangkit bersama petani dalam rangka penguatan program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman tebu di kawasan hutan. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Senin (29/12).

Musyawarah bertujuan menyamakan persepsi, membahas teknis budidaya tebu, serta memperkuat kerja sama pemanfaatan lahan hutan secara produktif dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan.

Administratur KPH Jatirogo melalui Asisten Perhutani (Asper) Bate, Didi Triarsa, menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada gula dan ketahanan pangan nasional.

“Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan kesepahaman antara Perhutani, LMDH, dan petani, agar budidaya tebu di kawasan hutan berjalan optimal, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Widiastutik, menambahkan bahwa survei dan musyawarah diperlukan untuk memetakan potensi lahan serta memastikan kegiatan budidaya tidak mengganggu fungsi hutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan.

Sementara itu, perwakilan petani, Suparlan, menyambut baik kegiatan tersebut. Musyawarah menghasilkan kesepakatan terkait jadwal tanam, pemeliharaan, hingga rencana penyerapan hasil panen oleh mitra industri.

Kegiatan dihadiri jajaran Perhutani, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Senori, Kepala Desa Kaligede Suprapto, serta PPL Dinas Pertanian Kabupaten Tuban. Kegiatan dilanjutkan dengan survei lapangan di Petak 152d seluas 4,5 hektare wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kaligede, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bate. (Kom-PHT/Jtr/Eva)

Editor:Lra
Copyright©2025