KEDIRI, PERHUTANI (21/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pare bersama Koperasi Subur Lestari Makmur Sejahtera melaksanakan penanaman 700 bibit sengon dan jabon di petak 91 F, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kandangan, Jumat (21/11).

Wakil Administratur Kediri Utara, Bambang Ribudiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan hutan. “Penanaman ini bukan sekadar seremonial, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga fungsi ekologis dan produktivitas hutan. Jarak tanam juga harus diperhatikan agar tanaman memperoleh cahaya, air dan nutrisi secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui pola tumpangsari, masyarakat dapat menanam jagung di sela pohon hingga usia tanaman kehutanan mencapai tiga tahun. “Pola ini memberi manfaat ganda, menjaga kesuburan tanah sekaligus meningkatkan pendapatan pesanggem tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman pokok,” tambahnya.

Ketua Koperasi Subur Lestari Makmur Sejahtera, Giono, menyambut baik sinergi ini dan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Perhutani memberi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga hutan tetap lestari. “Kami bangga dapat ikut menanam dan merawat hutan. Melalui kegiatan ini, masyarakat tetap bisa bekerja, memperoleh hasil, dan ikut menjaga kawasan hutan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung tertib dengan melibatkan jajaran manajemen Perhutani KPH Kediri, pengurus Koperasi Subur Lestari Makmur Sejahtera, serta masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Kdr/Ton)

Editor:Lra
Copyright©2025