Administratur Perhutani KPH Kediri, melalui Wakil Administratur Kediri Selatan, Hermawan, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan.
“Sebagian lahan hutan kami garap bersama petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan sistem tumpangsari, seperti penanaman jagung di bawah tegakan. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Hermawan menegaskan, Perhutani akan terus mendukung program pemerintah yang berpihak kepada petani melalui kerja sama lintas sektor demi menjaga ketersediaan pangan dan kelestarian hutan, tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polri turut berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam budidaya jagung.
“Penanaman jagung serentak ini merupakan langkah nyata Polri mendukung swasembada pangan. Kami berharap Trenggalek dapat menjadi salah satu lumbung pangan nasional,” ungkapnya.
Sebagai penutup acara, Kapolres Trenggalek bersama perwakilan Perhutani dan tamu undangan melakukan penanaman simbolis benih jagung di lahan pertanian Desa Watulimo. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat pertanian dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek berupa traktor, alat pengolah pupuk organik, dan mesin pengolah tanah.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, Wakil Administratur Kediri Selatan Hermawan, Kodim 0806/Trenggalek, Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek, Bulog, Asper/KBKPH Bandung Edi Purnomo, Camat Watulimo, jajaran tiga pilar Desa Watulimo, kelompok tani, serta para undangan lainnya. (Kom-PHT/Kdr/Ton)
Editor: Lra
Copyright©2025