PERHUTANI, JATIROGO (15/12/25) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo melaksanakan koordinasi intensif dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatirogo dalam rangka sinergi mitigasi bencana yang dilaksanakan di kantor Koramil 0811/09 Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban, pada Senin (15/12).
Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan memperkuat upaya preventif terhadap potensi bencana alam serta gangguan keamanan hutan (Gukamhut), mengingat sebagian besar wilayah kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan area hutan produksi dan lindung.
Wakil Administratur Perhutani KPH Jatirogo Giman, dalam pernyataannya menekankan pentingnya kolaborasi multipihak. Koordinasi yang baik dengan Forkopimcam, termasuk camat dan koramil setempat, sangat vital. Dengan sinergi ini, langkah penyelesaian persoalan di lapangan, terutama terkait pencegahan Bencana Alat dan Gukamhut, akan lebih cepat dan efektif. Kami berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan bersama masyarakat dan aparat keamanan,”
Pertemuan strategis ini juga mendiskusikan peran aktif Perhutani dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa Merah Putih, agar koperasi ini dapat benar-benar menjadi pilar ekonomi desa yang menyejahterakan petani hutan dan masyarakat sekitar hutan.
“Perhutani berperan serta mendukung program KDMP di Wilayah kerja KPH Jatirogo, salah satunya dengan mekanisme optimalisasi aset tanah DK untuk Gerai Koperasi Desa Merah Putih,” pungkas Giman.
Camat Jatirogo Eko Wardono menyambut baik inisiatif ini, menyatakan, “Pertemuan seperti ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan dan tercipta kesamaan persepsi dalam pengamanan aset negara. Kami dari pihak Kecamatan dan seluruh jajaran Forkopimcam siap mendukung penuh upaya Perhutani dalam pengamanan hutan.
Terkait Koperasi Desa Merah Putih, ini adalah program strategis yang bertujuan memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan ekonomi berbasis gotong royong. Kami berharap Perhutani dapat terus bersinergi, khususnya dalam penyediaan akses lahan atau permodalan, sehingga petani dan warga desa dapat merasakan manfaat nyata dari program ini.
“Melalui pertemuan ini, komitmen bersama untuk menciptakan iklim kerja kondusif di kawasan hutan serta mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih semakin solid. “ pungkasnya. (Kom/PHT/Jtr/Eva)
Editor:Lra
Copyright©2025