JEMBER, PERHUTANI (07/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember menggelar sosialisasi dan pelatihan tnggap darurat serta pemadaman kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang berlangsung di halaman kantor KPH Jember, Jumat (07/11).

Kegiatan ini bertujuan membekali karyawan dengan pemahaman dan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran di lingkungan kerja dan kawasan hutan. Peserta mendapat materi tentang jenis-jenis kebakaran, cara penggunaan APAR yang benar, serta prosedur evakuasi darurat.

Administratur Perhutani KPH Jember, Eko Teguh Prasetyo, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari budaya kerja aman dan tanggap risiko. “Pencegahan dan penanganan awal kebakaran sangat menentukan besar kecilnya dampak yang ditimbulkan. Keselamatan kerja adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh pegawai diharapkan memiliki kesadaran dan kemampuan bertindak cepat serta tepat dalam keadaan darurat. Sosialisasi ini juga menjadi langkah nyata Perhutani KPH Jember dalam mendukung penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menjaga kelestarian hutan dari ancaman kebakaran.

Sementara itu, Affan Basir, selaku narasumber dari tim CV Mentari Karya Jaya, mengatakan bahwa pelatihan ini penting untuk membangun kesiapsiagaan di setiap lini kerja. “Kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik di kantor maupun di lapangan. Karena itu, setiap karyawan harus memahami cara menggunakan APAR dengan benar serta langkah-langkah awal penanganan api sebelum petugas pemadam tiba,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. “Dengan kesiapan dan disiplin, risiko kebakaran bisa ditekan seminimal mungkin. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif,” imbuhnya. (Kom-PHT/Jbr/Pur)


Editor: Lra
Copyright© 2025