KEDIRI, PERHUTANI (28/10/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam dan menghadapi musim hujan, khususnya di kawasan hutan yang berada di bawah pengelolaan Perhutani, yang berlangsung di Kantor BPBD Trenggalek, pada Senin (27/10).

Wakil Administratur Kediri Selatan, Hermawan menjelaskan, bahwa koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara Perhutani dan BPBD dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam seperti pohon tumbang dan tanah longsor yang kerap terjadi di wilayah Trenggalek.

“Selain itu, kami juga membahas rencana pemasangan plang imbauan di sejumlah titik rawan bencana, khususnya di jalur lintas selatan (JLS) dan jalur akses utama kawasan hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peran BPBD sangat penting dalam penanganan bencana. “Dengan kerja sama yang baik dan solid, kami berharap penanganan gangguan keamanan hutan akibat bencana alam dapat dilakukan secara cepat dan efektif melalui sinergi ini,” tambah Hermawan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas koordinasi yang dilakukan oleh Perhutani KPH Kediri. “Kami siap mendukung langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan dan akan membantu penuh bila terjadi bencana seperti pohon tumbang maupun tanah longsor,” ungkap Stefanus.

Ia berharap sinergi antara BPBD dan Perhutani terus diperkuat, terutama dalam upaya menciptakan keamanan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, baik di kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan. (Kom-PHT/Kdr/Ton)

Editor:Lra
Copyright©2025