MADURA, PERHUTANI (22/05/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura fasilitasi kegiatan pelatihan konservasi dan penanaman Mangrove kepada masyarakat yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sabuk Hijau, bertempat di Wisata Mangrove Lembung Pamekasan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Timur, RPH Pamekasan, pada Rabu (22/05).

Kepala Perhutani KPH Madura Joko Siswantoro di tempat terpisah mengatakan bahwa, Wisata Mangrove Lembung menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena kegiatan pelatihan konservasi dan penanaman Mangrove. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi atas kepedulian Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pamekasan dan LMDH Sabuk Hijau yang menginisiasi dan mengedukasi masyarakat dengan melalukan pelatihan konservasi dan penanaman Mangrove di sekitar lokasi Wisata Mangrove Lembung,” ungkap Joko.

“Selain itu hal tersebut sebagai bentuk dukungan dari Stakeholder dan pemangku kepentingan terkait di wilayah Kabupaten Pamekasan dalam bersinergi untuk kelestarian hutan di wilayah Kabupaten Pamekasan, sehingga dari kegiatan tersebut muncul kecintaannya masyarakat sekitar hutan kepada potensi hutan Mangrove yang ada bahkan eksistensi hutan akan tetap dijaga dengan baik,” katanya.

Selain itu kegiatan ini berguna untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya peranan pohon yang identik dengan hutan bagi kehidupan makhluk hidup. Manfaat mangrove sangat banyak antara lain, menjaga pantai supaya tidak terjadi erosi (abrasi), menjadi katalis tanah dan air laut, habitat perikanan, memberi dampak ekonomi dalam arti luas sumber pakan ternak, menjaga kualitas air dan udara serta pengembangan wisata bahari, Imbuh Joko.

Sementara itu, Farhatin Syaifillah selaku pelaksana teknis kegiatan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pamekasan mengucapkan, terima kasih kepada Perhutani dan LMDH yang telah mendukung dan memberikan fasilitas kegiatan pelatihan konservasi dan penanaman Mangrove dengan tujuan untuk mengedukasi dan memberikan pelatihan konservasi dan menanamkan rasa kepedulian kepada masyarakat sekitar pesisir akan pentingnya kelestarian hutan Mangrove.

Selain itu kegiatan ini sangat berdampak baik untuk mengurangi emisi karbon dan menjadi sumber kehidupan makhluk hidup, menyimpan air dan pohon dapat menjaga suhu udara. Kesadaran akan pentingnya kelestarian alam perlu ditanamkan pada diri masing-masing individu sedini mungkin  dan secara berkesinambungan, ujarnya.

“Agenda mendatang kami juga akan menggelar event untuk semua lapisan masyarakat dengan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dan lintas sektor yang nantinya juga termasuk keterlibatan dari pihak Perhutani selaku pemangku wilayah hutan di Madura, semoga apa yang telah dilakukan hari ini dapat menjadi manfaat besar ke-depannya guna menjaga kelestarian alam,” tutupnya. (Kom-PHT/Mdr/Jep).

bandar togel online terpercaya

Editor:Lra
Copyright©2024