MOJOKERTO, PERHUTANI (05/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto secara resmi menutup rangkaian kegiatan studi lapangan pengelolaan hutan bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kantor KPH Mojokerto, Senin (05/01),

Studi lapangan tersebut mencakup seluruh tahapan pengelolaan hutan, mulai dari perencanaan, persemaian, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga pemanenan hasil hutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai sistem pengelolaan hutan produksi yang diterapkan Perhutani secara berkelanjutan.

Selain pembelajaran lapangan, mahasiswa juga mendapatkan materi teknis pemeliharaan kebun pangkas serta praktik pembuatan persemaian stek pucuk Jati Plus Perhutani (JPP) di Persemaian RPH Grenjengan. Kegiatan ini memberikan gambaran keterkaitan antar tahapan pengelolaan hutan dari awal hingga akhir daur.

Kepala KPH Mojokerto, Danang Samsul Arifin, menyampaikan bahwa studi lapangan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman utuh tentang pengelolaan hutan berkelanjutan.

“Mahasiswa tidak hanya melihat satu tahapan, tetapi memahami keseluruhan proses pengelolaan hutan, mulai dari persemaian hingga kegiatan tebang. Ini penting sebagai bekal bagi calon praktisi kehutanan,” ujarnya.

Ketua Kelompok Mahasiswa UGM, Raino, mengapresiasi kesempatan yang diberikan Perhutani. Menurutnya, studi lapangan tersebut memberikan pengalaman langsung yang sangat bermanfaat.

“Pengelolaan hutan yang terencana dan berkelanjutan dapat kami lihat secara nyata dari awal hingga akhir daur. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Mojokerto berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi terus terjalin serta mampu mendukung pengembangan sumber daya manusia kehutanan di masa mendatang. (Kom-PHT/Mjk/Ric)

Editor:Lra
Copyright©2025