NGAWI, PERHUTANI (17/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi memfasilitasi praktik lapangan 226 mahasiswa Program Studi Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gendingan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Walikukun, 12–15 Januari 2026.

Untuk efektivitas pembelajaran, peserta dibagi menjadi delapan kelas dengan intensitas dua kelas per hari di petak 73H, 73K, 72K1, dan 72M. Selama kegiatan, mahasiswa didampingi instruktur teknis dari Perhutani untuk mendalami persemaian, pembuatan tanaman, serta pemeliharaan hutan.

Pendampingan juga melibatkan tim pengajar dari Perhutani Forestry Institute (PeFI), Kepala Sub Seksi (KSS) Tanaman KPH Ngawi, serta Asper Walikukun beserta jajaran lapangan.

Kegiatan ini bertujuan mensinergikan teori akademik dengan standar operasional pengelolaan hutan negara. Mahasiswa mendapatkan materi intensif mengenai persemaian vegetatif dan generatif di Persemaian Kucur, pemeliharaan tanaman tahun II dan III (dangir dan wiwil), hingga prosedur pembuatan tanaman termasuk pengenalan patok batas hutan dan teknik pemupukan anorganik.

Kepala Sub Seksi Tanaman KPH Ngawi, Dian Tangguh Himawan mewakili Administratur KPH Ngawi menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen menjadi pusat pembelajaran kehutanan. “Kami memberikan pengetahuan teknis mulai dari pengelolaan bibit di bedeng induksi hingga pemeliharaan lapangan agar mahasiswa memahami standar profesional pengelolaan hutan negara,” ujarnya.

Perwakilan mahasiswa ULM, Ahmad Ardiansyah Japri mengapresiasi kesempatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada Perhutani KPH Ngawi yang telah memberikan ruang belajar dan pendampingan teknis mulai persemaian hingga pemeliharaan tanaman. Pengalaman ini sangat berharga bagi kami,” tuturnya.

Kegiatan yang diikuti 57 mahasiswa, 2 dosen, dan 5 asisten dosen ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi calon rimbawan. Perhutani KPH Ngawi akan terus mendukung pengembangan sumber daya manusia kehutanan melalui kolaborasi edukatif untuk menjamin keberlanjutan hutan nasional. (Kom-PHT/Ngw/Put)

Editor:Lra
Copyright©2026