PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (27/01/2025)│Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, menerima kunjungan kerja Balai Penegakan Hukum (Gakkum), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (26/01). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BKPH Bawang, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dalam pengelolaan dan perlindungan kawasan hutan.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh Agung Nur Sasongko, selaku perwakilan Gakkum KLHK, Provinsi Jawa Tengah, dan disambut langsung oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, Sugiarto, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif dengan fokus pembahasan pada kondisi kawasan hutan di wilayah BKPH Bawang.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai isu strategis, antara lain pengamanan kawasan hutan, pencegahan dan penanganan gangguan keamanan hutan (gukamhut), serta pentingnya sinergi antara Perhutani dan aparat penegak hukum kehutanan. Koordinasi lintas sektor ini dinilai sangat penting untuk memastikan pengelolaan hutan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, Sugiarto, yang mewakili Administratur, KPH Pekalongan Timur, menyampaikan bahwa dukungan dan koordinasi dari Gakkum KLHK, sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah kerjanya.
Ia, menegaskan komitmen Perhutani KPH Pekalongan Timur, dalam menerapkan pengelolaan hutan secara lestari dan berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Gakkum KLHK, Provinsi Jawa Tengah. Sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengawasan serta penegakan hukum kehutanan, sehingga kawasan hutan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran,” ungkap Sugiarto.
Sementara itu, Agung Nur Sasongko, menyampaikan bahwa Gakkum KLHK, Provinsi Jawa Tengah, siap mendukung Perhutani, dalam upaya perlindungan dan pengamanan kawasan hutan.
Ia, menekankan pentingnya komunikasi serta pertukaran informasi secara berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum kehutanan di lapangan.
“Koordinasi seperti ini sangat diperlukan agar setiap permasalahan di kawasan hutan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Agung Nur Sasongko.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara Perhutani KPH Pekalongan Timur, dan Gakkum KLHK, Provinsi Jawa Tengah, dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan, sekaligus mendukung penegakan hukum kehutanan yang profesional dan berintegritas. Kegiatan ditutup dengan diskusi lanjutan mengenai langkah-langkah strategis ke depan serta komitmen bersama untuk terus menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan di wilayah BKPH Bawang. (Kom-PHT/Pkt/Ran)
Editor: Tri
Copyright © 2026