PURWODADI, PERHUTANI (16/11/2025) |Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bangun Wana Raharja dan jajaran Kepolisian Sektor Brati. Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Petak 65C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sinawah, Sabtu (15/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran BKPH Jatipohon, Kapolsek Brati, dan pengurus LMDH Bangun Wana Raharja. Pertemuan membahas sejumlah langkah strategis terkait kiat-kiat keberhasilan tanaman pokok kehutanan seperti jati dan tanaman keras berupa buah-buahan, serta pengelolaan tanaman agroforestry jagung agar memberikan hasil optimal bagi para pesanggem tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman pokok.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa kegiatan komsos seperti ini penting untuk menciptakan komunikasi dua arah antara Perhutani, masyarakat, dan aparat keamanan.
“Keberhasilan pengelolaan hutan tidak terlepas dari kolaborasi yang baik. Melalui komsos ini kami ingin memastikan bahwa pola tanam agroforestry maupun tanaman pokok dapat berjalan seimbang, aman, dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Brati I Ketut Sudiartha menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan hutan, terutama menjelang masa tanam dan perawatan tanaman.
“Kami dari Polsek Brati siap mendukung kegiatan Perhutani dan masyarakat dalam menjaga keamanan hutan. Sinergi seperti ini sangat penting agar tidak terjadi gangguan yang dapat merugikan negara maupun masyarakat. Jika hutan aman, tanaman berhasil, maka kesejahteraan bersama juga meningkat,” tegasnya.
Ketua LMDH Bangun Wana Raharja Siar mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif yang memberikan pemahaman bersama antara petani penggarap dan pengelola hutan.
“Kami dari LMDH merasa terbantu dengan adanya komsos ini. Petani membutuhkan arahan yang jelas tentang cara menanam jagung agar tetap selaras dengan tanaman pokok hutan. Dengan bimbingan dan pendampingan yang intens, kami optimistis hasil tanaman tahun ini akan lebih baik,” ungkapnya.
Perhutani berharap kegiatan komsos ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai sarana koordinasi dan peningkatan pemahaman bersama dalam mewujudkan kelestarian hutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).
Editor: Tri
Copyright © 2025