PARENGAN,PERHUTANI (24/12/2025)  |  Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan melaksanakan kegiatan sosialisasi rencana tanam tebu tahun 2026 bersama calon mitra kerja sama untuk menyamakan persepsi, menyampaikan rencana teknis, serta memperkuat sinergi antara Perhutani dan mitra dalam pengelolaan tanaman tebu di kawasan hutan, yang dilaksanakan di kantor KPH Parengan, Rabu (24/12).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani KPH Parengan, Asisten Perhutani (Asper) BKPH terkait, serta calon mitra pengelola tanaman tebu. Dalam pemaparan, Perhutani menjelaskan rencana luasan tanam, pola kerja sama, ketentuan teknis pengelolaan lahan, serta kewajiban dan hak masing-masing pihak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Administratur Perhutani KPH Parengan, Irawan Darwanto Djati, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan pelaksanaan tanam tebu tahun 2026 dapat berjalan secara optimal, tertib, dan saling menguntungkan.

“Sosialisasi ini penting agar calon mitra memahami rencana tanam tebu tahun 2026, baik dari sisi teknis maupun administratif. Kami berharap kerja sama yang terjalin nantinya dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi semua pihak,” Ungkapnya.

Selain itu, Perhutani juga menekankan pentingnya penerapan prinsip kelestarian hutan, kepatuhan terhadap aturan kerja sama, serta komitmen mitra dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan kawasan hutan.

Sementara itu, perwakilan calon mitra Luswandi, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana tanam tebu tahun 2026 sesuai dengan ketentuan yang telah disampaikan.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Perhutani dalam menyampaikan rencana dan mekanisme kerja sama. Melalui sosialisasi ini, kami menjadi lebih memahami tanggung jawab kami sebagai mitra dan siap berkomitmen untuk menjalankan kerja sama secara profesional,”  ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, Perhutani KPH Parengan menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan yang transparan, berkelanjutan, dan saling menguntungkan. Diharapkan rencana tanam tebu tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal dengan dukungan penuh dari para mitra, sehingga mampu meningkatkan produktivitas kawasan hutan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan.(Kom-PHT/Prg/Dgm)

Editor:Lra
Copyright©2025