Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng Wilayah Tegal, mulai Senin (11/4), rencananya memobilisasi alat untuk mendukung penanganan jalan Tegal Purwokerto yang ambles di Ciregol Desa Kutamendala, Kecamatan Bumiayu, Brebes. Alat berat yang akan didatangkan ke lokasi diantaranya buldoser, eskavator dan dump truck. Fasilitas itu dipergunakan untuk mengepras bukit di sisi kanan jalan.
“Besok (Senin, 11/4 Red) kami baru mulai mobilisasi alat berat saja, kegiatan menunggu izin dari Perhutani,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tegal Slawi Prupuk Ajibarang BPT Bina Marga Wilayah Tegal, Danang Triwibowo, melalui telepon selularnya, Minggu siang (10/4). Menurut Danang, ada dua rencana penanganan yang akan dilakukan. Pertama mengepras bukit sisi jalan sehingga tanjakan turunan Ciregol tidak terlalu terjal/curam. “Sejauh ini izin pengeprasan masih dikomunikasikan terus dengan Perhutani. Kalau izin keluar kami langsung kerakan,” katanya.
Danang menegaskan, penanganan yang akan dilakukan bersifat sementara, Namun demikian, konstruksinya jauh lebih baik dari yang selama ini dilakukan yaitu pengurukan dan pemadatan. “Penanganan masih bersifat sementara sehingga pada saat arus mudik balik lebaran jalur itu bisa dilewati kendaraan dari dua arah,” katanya.
Pantauan Suara Merdeka, tanjakan Ciregol yang semula mulus kini kondisinya mulai bergelombang. Tentu saja, kondisi itu semakin menyulitkan kendaraan yang lewat dari arah Tegal.
Meski cuaca terang, badan jalan disana tetap licin karena sisa material yang menempel di badan jalan.
Antrean kendaraan yang terjadi akibat sistem buka tutup semakin memanjang ketika mikrobus R 1601 AE gagal melewati tanjakan sebelum akhimya mogok.
Sementara itu, Kepwa Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Drs HM Supriyono mengabarkan, BPBD Jateng telah meninjau lokasi jalan ambles Ciregol, Minggu pagi (10/4). (H51 45)
Nama Media : SUARA MERDEKA
Tanggal : Senin, 11 April 2011/h. K
Tone : NETRAL