BANDUNG, PERHUTANI (15/07/2025) | Mahasiswa Universitas Jambi (Unja) Fakultas Pertanian Program Studi Kehutanan—Silvikultur, Konservasi Sumber Daya Hutan, dan Manajemen Hutan—melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapang (KKL) di petak 7 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibeber, BKPH Tambakruyung Timur, KPH Bandung Selatan, pada Selasa (15/07).
Atas nama Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan, Kepala BKPH Tambakruyung Timur Diden Somantri menyampaikan bahwa kegiatan KKL berlangsung dari 16 Juni 2025 hingga 18 Agustus 2025 dan diikuti oleh tiga orang mahasiswa. Selama pelaksanaan, seluruh biaya menjadi tanggungan mahasiswa, dan hasil kegiatan akan dilaporkan dalam bentuk salinan laporan KKL.
“Mudah-mudahan selama pelaksanaan berjalan lancar, para mahasiswa mendapatkan pengetahuan baru dan bekal ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan KKL di BKPH Tambakruyung Timur difokuskan pada pemahaman produksi getah pinus, baik secara teori maupun praktik langsung di lapangan. Materi mencakup teknik penyadapan, alat yang digunakan, tata kelola hasil sadapan, sistem pelaporan daring, hingga penyesuaian tarif upah secara transparan.
“Produksi getah pinus dipengaruhi oleh faktor internal seperti jenis pohon, diameter batang, dan kondisi tajuk, serta faktor eksternal berupa lingkungan dan teknik sadapan yang diterapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Nazrin mewakili para mahasiswa KKL menyampaikan terima kasih kepada jajaran Perhutani BKPH Tambakruyung Timur, Perum Perhutani KPH Bandung Selatan, atas penerimaan dan bimbingan yang diberikan.
“Melalui KKL ini, khususnya dalam bidang sadapan getah pinus, kami dapat menambah wawasan praktis serta memahami secara lebih dalam bagaimana sinergi antara kawasan hutan dan masyarakat sekitar dapat dilakukan secara nyata oleh Perhutani,” tuturnya.(Kom-PHT/Bds/Uje)
Editor:EM
Copyright©2025