SURAKARTA, PERHUTANI (17/07/2025) | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Tunas Rimba Tangen tahun ajaran 2025/2026 berlangsung meriah dan penuh manfaat selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru serta teman baru, sekaligus menanamkan nilai-nilai edukatif sejak dini. Hari pertama pada Senin (14/07) diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah dan fasilitas yang ada, sekaligus membiasakan anak untuk merasa nyaman meski tidak terus-menerus didampingi orang tua. MPLS penting sebagai fase transisi bagi anak agar tidak canggung memasuki dunia pendidikan formal yang penuh interaksi sosial.

Administratur KPH Surakarta melalui Kepala BKPH Tangen, Mastur, menyampaikan apresiasinya terhadap metode pengenalan berbasis pengalaman yang diterapkan di TK Tunas Rimba Tangen. “Anak-anak usia dini memang harus diperkenalkan dengan lingkungan sosial dan alam sejak dini. MPLS di sini menjadi contoh baik bagaimana sekolah bisa mengintegrasikan edukasi karakter, kecintaan pada alam, dan penguatan kemandirian anak,” ujar Mastur.

Ia juga berharap pendidikan usia dini yang dekat dengan lingkungan hutan seperti di Tangen bisa melahirkan generasi yang lebih peduli pada pelestarian alam.

Kepala TK Tunas Rimba Tangen, Siti Hartini menjelaskan bahwa di hari kedua (15/7), anak-anak diajak mengenal berbagai jenis daun yang mereka bawa dari rumah. “Lewat cerita sederhana tentang daun, anak-anak tidak hanya belajar mengenal tanaman tetapi juga memahami siapa penciptanya dan pentingnya menyayangi ciptaan Tuhan dengan merawatnya. Hari ketiga (16/07) kami mengajak anak bermain balok berkelompok, mengenal warna, bentuk, sekaligus melatih motorik, kreativitas, dan kerjasama lewat aktivitas menyusun balok menjadi berbagai bentuk,” terang Hartini.

Menurutnya, pendekatan ini dirancang untuk menstimulasi kecerdasan majemuk anak, baik secara kognitif maupun sosial-emosional.

Dengan rangkaian MPLS yang menyenangkan dan edukatif ini, diharapkan anak-anak TK Tunas Rimba Tangen tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan alam sekitarnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan usia dini bukan hanya soal akademik, tetapi tentang membentuk karakter dan kebiasaan positif yang akan mereka bawa sepanjang hayat. (Kom-PHT/Ska/Mar)

Editor: Tri

Copyright © 2025