KENDAL, PERHUTANI (23/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendukung dalam pengamanan objek vital, khususnya destinasi wisata alam yang dikelola Perhutani. Pertemuan berlangsung pada Selasa (22/07) di ruang kerja Administratur KPH Kendal.

Administratur KPH Kendal, Muhadi, bersama Kepala Seksi Madya Produksi dan Ekowisata menyambut kunjungan Kepala Subdirektorat Pengamanan Objek Vital (Kasubdit Pamobvit) Polda Jateng, AKBP Indriyanto. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil risk assessment terhadap pengelolaan wisata Curug Sewu yang dilakukan bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kendal.

“Sebelumnya, tim auditor Pamobvit Polda Jateng telah melakukan evaluasi terhadap pengelolaan Curug Sewu. Hasilnya cukup baik, namun tetap diperlukan inovasi lanjutan seperti pemanfaatan media sosial tidak hanya untuk promosi, tetapi juga untuk mendukung sistem pengamanan objek wisata,” jelas Muhadi.

Lebih lanjut, Muhadi menyampaikan bahwa Polda Jateng juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai alat edukasi masyarakat dalam hal penyelamatan lingkungan. “Melalui media sosial, kita bisa menyampaikan imbauan dan ajakan kepada masyarakat untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan demi keberlangsungan ekosistem,” tambahnya.

Sementara itu, AKBP Indriyanto menjelaskan bahwa Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jateng secara aktif melakukan risk assessment terhadap berbagai objek wisata untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi risiko, mengevaluasi sistem pengamanan, serta memberikan rekomendasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang tepat.

“Curug Sewu merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan di wilayah Kendal dan sekitarnya. Karena itu, keberadaannya kami anggap sebagai objek vital yang perlu dikelola dengan sistem keamanan yang memadai. Dalam konteks ini, inovasi melalui media sosial sangat diperlukan, baik untuk pengawasan, respons cepat, maupun komunikasi publik,” tegas AKBP Indriyanto.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan Polda Jateng semakin solid dalam upaya menjaga keamanan serta mendukung pengelolaan pariwisata alam yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Knd/Bkt)

Editor: Tri

Copyright © 2025