TELAWA, PERHUTANI (25/07/2025) | Menjelang puncak musim kemarau, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaksanakan patroli preventif guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah kerja KPH Telawa, Kamis malam (24/07).
Patroli preventif tersebut melibatkan 10 personel gabungan dari Perhutani KPH Telawa dan Kepolisian Sektor (Polsek) Juwangi. Kegiatan difokuskan di Pos Mindi Petak 160, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bodeh, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungcumpleng. Lokasi ini dipilih karena posisinya yang strategis dan berbatasan langsung dengan tiga BKPH lainnya, yakni Kedungcumpleng, Krobokan, dan Guwo, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas.
Patroli gabungan akan terus ditingkatkan seiring masuknya musim kemarau. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran akibat banyaknya seresah dan daun kering di kawasan hutan yang mudah terbakar. Selain antisipasi Karhutla, patroli juga bertujuan mencegah gangguan keamanan hutan lainnya seperti pencurian pohon dan tindakan ilegal seperti pengaritan pada tanaman biomassa.
Wakil Administratur KPH Telawa, Pirmansyah, yang memimpin langsung kegiatan ini menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Polsek Juwangi. “Perhutani KPH Telawa mengapresiasi Polsek Juwangi atas perhatian dan dukungan dalam menjaga kelestarian hutan. Terima kasih kepada Bapak Kapolsek Juwangi dan jajarannya yang telah turut membantu tugas kami. Semoga kelestarian hutan dapat terus kita jaga bersama,” ungkap Pirmansyah.
Sementara itu, Kapolsek Juwangi, Iptu Bambang Sugiharta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
“Kegiatan malam ini adalah bagian dari upaya menjaga Kamtibmas. Dengan datangnya musim kemarau, potensi kebakaran, khususnya di kawasan hutan, semakin tinggi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan,” tegasnya.
Dengan adanya patroli terpadu ini, diharapkan dapat menekan risiko kebakaran dan menjaga kawasan hutan tetap aman dan lestari sepanjang musim kemarau. (Kom-PHT/Tlw/Sis)
Editor: Tri
Copyright © 2025