SEMARANG, PERHUTANI (28/07/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menggelar kegiatan Pembinaan Karyawan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (25/07) di Masjid Al-Muawanah, lingkungan kantor KPH Semarang.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh manajemen KPH, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), perwakilan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), Kepala Urusan, segenap karyawan dan karyawati, mahasiswa magang, siswa praktik kerja lapangan dari sekolah kejuruan, serta tokoh masyarakat sekitar yang rutin melaksanakan ibadah di Masjid Al-Muawanah.

Wakil Administratur KPH Semarang, Julie Irahadi Sapta Putra, dalam sambutannya sekaligus membuka acara, menyampaikan pentingnya rasa syukur atas segala nikmat, khususnya nikmat kesehatan. Ia menegaskan bahwa dengan kesehatan yang prima, seluruh karyawan dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing secara optimal.

Ia turut menambahkan bahwa Perhutani harus kompak agar setiap masalah dapat dihadapi dan diselesaikan bersama, karena masalah memang harus dihadapi, bukan dihindari. Dalam bekerja, utamakan kejujuran, amanah, dan saling tolong-menolong.

“Perhutani adalah teamwork; semua berkontribusi sesuai bidang masing-masing. Tidak ada yang lebih tinggi atau dominan dari yang lain, kita adalah satu,” pesannya. Ia juga mengingatkan untuk selalu berdoa bagi kebaikan diri sendiri, keluarga, dan perusahaan tempat bekerja, agar Perhutani semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

Dalam sesi mauidhoh hasanah, Ustaz Sujarwadi selaku pembicara menyampaikan pentingnya bersyukur atas segala nikmat dan karunia dari Allah Swt. Ia mengutip Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7 yang menjelaskan bahwa jika manusia pandai bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat itu, namun jika kufur, maka azab-Nya sangat pedih.

Sementara itu, Salamun, warga sekitar yang biasa mengimami salat di Masjid Al-Muawanah, turut menyampaikan rasa terima kasih karena telah diundang untuk mengikuti acara ini.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa diundang dalam kegiatan siraman rohani ini. Semoga kegiatan seperti ini dan kajian keagamaan lainnya dapat terus ditingkatkan. Selain memperkaya wawasan keagamaan, juga memberi ketenangan batin dan pemahaman tentang etika dalam berhubungan dengan sesama manusia maupun dengan Sang Pencipta,” ungkapnya. (Kom-PHT/Smg/Pay)

Editor: Tri

Copyright © 2025