BLORA, PERHUTANI (31/07/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Kegiatan ini berlangsung di Kantor BKPH Ngawenombo dan BKPH Ngapus pada Rabu (30/07).

Penandatanganan PKS tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Blora, Kepala Seksi PSDH, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, Kepala BKPH Ngapus, para Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), serta ketua KTH dan LMDH yang menandatangani kerja sama.

Adapun kelompok yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi tiga KTH: KTH Maju Jaya Group, KTH Jati Lestari, dan KTH Tegal Lestari; serta dua LMDH: LMDH Wono Jati Lestari dan LMDH Puji Lestari, dengan total luas lahan kerja sama sebesar 137,77 hektare yang berada di wilayah BKPH Ngawenombo dan BKPH Ngapus.

Dalam sambutannya, Administratur KPH Blora, Yeni Ernaningsih, menyampaikan bahwa Perhutani senantiasa bersinergi dengan masyarakat sekitar hutan, terutama dalam pemanfaatan kawasan hutan melalui skema kemitraan.

“Dengan adanya PKS ini, Perhutani berharap seluruh pihak dapat saling berkomitmen terhadap hak dan kewajiban yang telah disepakati bersama. Kerja sama ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.

Yeni juga menambahkan bahwa lokasi kerja sama ini akan difokuskan untuk pengembangan agroforestri tebu, yang telah mendapatkan persetujuan dari Direksi Perhutani.

Sementara itu, Ketua KTH Maju Jaya Group, Sudarsono, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompoknya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Blora yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menjalin kerja sama budidaya tebu di kawasan hutan. Kami siap menaati semua ketentuan yang tertuang dalam PKS,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan pendapatan Perhutani dan masyarakat sekitar hutan. “Semoga ke depan Perhutani semakin jaya dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya. (Kom-PHT/Blr/Ist)

Editor: Tri

Copyright © 2025