KEDU UTARA, PERHUTANI (06/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama pengelola wisata Triangle Sky Telomoyo mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran hutan dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di kawasan wisata Telomoyo, tepatnya di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Srandil, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, pada Selasa (05/08).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari petugas lapangan Perhutani, pelaku wisata, serta tim Telomoyo Jip Explore. Hadir pula Kepala Seksi Utama Ekowisata Divisi Regional Jawa Tengah beserta jajaran. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan tim wisata dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran dan kecelakaan pengunjung.

Materi pelatihan meliputi teori pencegahan kebakaran hutan, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta teknik P3K untuk korban cedera atau kelelahan. Instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magelang memberikan pelatihan langsung untuk memastikan peserta mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.

Wakil Administratur Perhutani KPH Kedu Utara, Cecep Gusdiana, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Dengan pelatihan ini, Perhutani berharap seluruh pihak, baik petugas Perhutani maupun pengelola wisata Telomoyo, memiliki kemampuan dasar dalam P3K dan pengendalian kebakaran ringan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan dan kelestarian kawasan hutan,” ujarnya.

Instruktur dari Damkar Kabupaten Magelang, Eddy Priyanta, juga menampilkan simulasi penggunaan APAR dalam kondisi nyata. Teknik yang diajarkan mencakup pemadaman kebakaran akibat korsleting listrik, kompor gas, serta evakuasi dari lokasi tinggi menggunakan tali, sesuai standar prosedur operasional.

Eddy menegaskan pentingnya sinergi antara Perhutani, pengelola destinasi wisata alam, lembaga penanggulangan kebakaran, serta masyarakat. “Telomoyo memiliki kawasan hutan yang luas dan cukup rawan kebakaran saat musim kemarau. Pencegahan dan respons cepat adalah kunci keselamatan,” tegasnya.

Perwakilan pengelola Triangle Sky Telomoyo, Al Amin, mengapresiasi kegiatan ini karena meningkatkan kepercayaan diri tim dalam menjaga keamanan pengunjung. Selain memberikan edukasi, pelatihan ini juga memperkuat sinergi antara Perhutani, Damkar, dan pengelola wisata untuk menjaga kelestarian alam. Diharapkan, wisata Telomoyo semakin aman, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan. (Kom-PHT/Kdu/Eko)

Editor: Tri

Copyright © 2025