MANTINGAN, PERHUTANI (25/08/2025) | Dalam rangka mendukung Asta Cita ketahanan pangan jagung nasional, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Suro Joyo menggelar panen raya jagung di hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sangkrah, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngiri, pada Jumat (22/08).
Panen dilaksanakan di petak 78 RPH Sangkrah, wilayah BKPH Ngiri, dan dihadiri oleh Administratur KPH Mantingan, Kepala BKPH Ngiri, Kepala RPH Sangkrah beserta jajaran, anggota LMDH Wono Suro Joyo, serta masyarakat penggarap lahan hutan setempat.
Administratur KPH Mantingan, Rohasan, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung ini merupakan wujud dukungan penuh Perhutani bersama masyarakat terhadap program ketahanan pangan pemerintah dengan menyediakan lahan garapan kepada masyarakat sekitar hutan agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan agroforestry.
“Perhutani akan terus mendukung program ketahanan pangan dengan menyediakan lahan hutan untuk masyarakat agar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan agroforestry melalui skema kemitraan kehutanan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tanaman di wilayah RPH Sangkrah membutuhkan kerja sama antara petugas Perhutani dan petani hutan agar tanaman dapat tumbuh dan terawat dengan baik. “Perhutani berharap sinergi dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik untuk mewujudkan keberhasilan tanaman serta kelestarian hutan di wilayah BKPH Ngiri,” tambahnya.
Ketua LMDH Wono Suro Joyo, Damijan, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang telah menyediakan lahan hutan bagi masyarakat Desa Logede sehingga dapat dimanfaatkan untuk ditanami jagung.
“Kami berkomitmen mendukung Perhutani dalam menyukseskan program Asta Cita pemerintah untuk percepatan swasembada pangan melalui penyediaan lahan garapan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu petani hutan asal Desa Kalinanas, Dwi, mengaku memiliki lahan garapan seluas 0,5 hektare yang ditanami jagung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan kesempatan untuk menggarap lahan hutan. Semoga hasil panen ini bermanfaat bagi keluarga kami,” tutupnya. (Kom-PHT/Mnt/Joy)
Editor: Tri
Copyright © 2025