BALAPULANG, PERHUTANI (25/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang menghadiri rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Minggu (24/08). Acara tersebut mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” dan dipusatkan di Sekretariat Pemdes Jatilaba.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Margasari, instansi terkait, perangkat desa, BPD, LPMD, pengurus RW dan RT, pelajar TK (6 kontingen), pelajar SD (4 kontingen), kategori umum (15 kontingen), BUMDes, swasta, perwakilan partai politik, serta organisasi masyarakat.

Sebanyak 25 kontingen dilepas oleh Kepala Desa Jatilaba dan disaksikan Forkopimcam serta masyarakat. Karnaval berlangsung meriah dengan rute keliling desa mulai pukul 13.30 hingga 17.30 WIB. Berbagai atraksi ditampilkan, di antaranya drum band, replika kayu jati raksasa, jenis-jenis ikan, buaya, gunung, rudal, peragaan dalang, hingga tarian dan joget tradisional.

Dewan juri yang terdiri dari Adi Prayogo, Dewi Kristyaningrum, dan Retno Handayani menetapkan TK RA Mutmainah sebagai Juara I kategori TK. Untuk kategori SD, gelar juara diraih SDN Jatilaba 04, sementara pada kategori umum dimenangkan oleh kontingen RW 01.

Administratur KPH Balapulang melalui Kepala Sub Seksi Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan, Purwo Karyo Utomo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Jatilaba atas sinergi dan dukungannya terhadap pengelolaan hutan di wilayah Kabupaten Tegal.

“Terima kasih atas kerja sama, hubungan harmonis, dan dukungan terhadap Perhutani. Perhutani sangat mengapresiasi kegiatan ini yang mampu mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatilaba, Jumadi, menyampaikan bahwa karnaval Agustus menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami sampaikan terima kasih atas pelaksanaan karnaval yang begitu meriah dan luar biasa. Semoga tradisi ini terus membawa semangat kemerdekaan bagi masyarakat,” tutupnya. (Kom-PHT/Bpl/Pku)

Editor: Tri

Copyright © 2025