TELAWA, PERHUTANI (29/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa mendorong mitra kerja sama untuk menyukseskan program agroforestry tanaman alpukat di kawasan hutan pada Kamis (28/08).

Perhutani memberikan dorongan kepada mitra agar melakukan upaya pemeliharaan sehingga tanaman alpukat tumbuh baik dan dapat segera berbuah. Langkah tersebut diawali dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pertumbuhan tanaman alpukat. Monev dilakukan untuk mengetahui apakah tanaman tumbuh dengan baik atau menghadapi kendala, sekaligus memastikan tidak terjadi kematian akibat kekeringan maupun kebakaran, mengingat saat ini memasuki musim kemarau.

Kegiatan monev dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Madya Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Telawa bersama pihak mitra kerja sama. Monev dilaksanakan di petak 1C, 2A, 5A, dan 7A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Brangkal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangwinong, KPH Telawa.

Sejak tahun 2022, Perhutani telah menjalin kerja sama dengan PT Tri Mulia Sentosa dalam budidaya alpukat di kawasan hutan. Tanaman alpukat ditanam di sela-sela tanaman kehutanan, yaitu kayu putih (Melaleuca leucadendra), dengan tujuan menambah pendapatan perusahaan dari sektor nonkayu.

Administratur KPH Telawa melalui Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kriswantoro, menyampaikan bahwa perlu dilakukan berbagai upaya agar tanaman alpukat dapat segera berbuah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan tadi, tanaman alpukat rata-rata pertumbuhannya cukup baik, walaupun ada beberapa yang pertumbuhannya kurang maksimal. Kami mendorong mitra agar melakukan upaya pemeliharaan dan booster supaya tanaman ini dapat segera berbuah, sehingga hasilnya bisa segera kita rasakan,” harapnya.

Sementara itu, Marbi selaku perwakilan dari PT Tri Mulia Sentosa menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan langkah pemeliharaan.

“Tanaman alpukat saat ini memang sudah besar tetapi belum berbuah. Direncanakan bulan September nanti akan dilakukan booster untuk memacu pembuahan. Setelah dilakukan booster, tanaman ini diharapkan dapat segera berbuah,” katanya. (Kom-PHT/Tlw/Sis)

Editor: Tri

Copyright © 2025