LAWU DS, PERHUTANI (12/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds melaksanakan kegiatan tabur benih pinus serentak se wilayah Divisi Regional Jawa Timur sebagai langkah awal penyiapan bibit unggul untuk rencana penanaman tahun 2026 yang berlangsung di persemaian petak 137K, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pudak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilis Selatan, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (11/11).

Sebanyak 9,08 kg benih pinus ditabur, terdiri dari 1,13 kg jenis Pinus Bocor Getah (PBG) dan 7,95 kg non-PBG, dengan target menghasilkan 113.864 plances bibit pinus siap tanam.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Kepala Divisi Regional (Divre) Jawa Timur, Suratno, dan diikuti Administratur KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, beserta jajaran, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Wilis Selatan, anggota LMDH Wilis Makmur, serta masyarakat sekitar hutan.

Wakil Kepala Divre Jatim, Suratno mengapresiasi kesiapan KPH Lawu Ds dan menegaskan bahwa kegiatan tabur benih merupakan tahapan penting untuk menghasilkan bibit pinus yang berkualitas. “Tanaman harus berhasil, karena keberhasilan tegakan menjadi kunci pengelolaan sumber daya hutan. Dengan keterbatasan yang ada, kita harus memaksimalkan produktivitas lahan sesuai core business Perhutani,” ujarnya.

Sementara itu, Administratur KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan bibit pinus unggul untuk musim tanam 2026. “Bibit pinus membutuhkan perlakuan khusus dan harus dirawat dengan hati-hati agar tumbuh menjadi pohon yang kuat dan produktif. Keberhasilan persemaian menjadi kunci keberhasilan tanaman di lapangan,” tegas Adi.

Senada Ketua LMDH Wilis Makmur, Sarman, mengucapkan terima kasih atas pelibatan masyarakat dalam kegiatan ini. “Kami mendapat pengalaman baru tentang cara pembuatan persemaian pinus yang benar dan siap mendukung program Perhutani dalam merawat serta melestarikan hutan,” ujarnya

Kegiatan dilanjutkan dengan aksi Groundbreaking di petak 124D seluas 4,70 ha di RPH Mendak, BKPH Wilis Selatan, sebagai bagian dari upaya penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian ekosistem dan sumber air di kawasan hutan sekitar Gunung Wilis. (Kom-PHT/Lwds/Ek)

Editor:Lra
Copyright©2025