KEBONHARJO, PERHUTANI (14/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama tenaga kapling (tenaga muat) Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Sale melaksanakan kegiatan penanaman bibit buah-buahan di area TPK Sale pada Jumat (14/11).

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan musim hujan dengan tujuan membantu mengurangi dampak pemanasan global, memperbaiki kualitas udara, menyuburkan tanah, mencegah erosi, serta memperkaya keanekaragaman hayati. Selain itu, penanaman pohon juga bermanfaat untuk melindungi kayu bernilai jual tinggi dari paparan sinar matahari langsung yang dapat menyebabkan kayu pecah atau rusak.

Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, yang turut hadir dan menanam bersama jajarannya, mengajak seluruh stakeholder untuk memanfaatkan ruang-ruang kosong dengan penanaman pohon.

“Gerakan menanam bibit buah-buahan ini bukan hanya menghasilkan oksigen atau mengikat tanah agar tidak terjadi erosi, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup manusia melalui tanaman penghasil gizi seperti buah-buahan, serta oksigen yang dihasilkan dari tanaman yang kita tanam ini,” ujar Rovi.

Sebanyak 100 bibit pohon buah, yang terdiri dari alpukat, mangga, rambutan, nangka, dan jambu, ditanam di area TPK Sale. Gerakan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus dorongan untuk meningkatkan partisipasi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu tenaga kapling, Samin, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Kebonharjo atas kebersamaan dalam kegiatan penghijauan tersebut.

“Kalau musim kemarau, area ini sangat panas karena banyak lahan kosong. Dengan kebersamaan, kita bisa menjadikan ruang kosong lebih hijau, sejuk, dan lestari,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan menanam ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kualitas udara, penghijauan, dan potensi hasil buah di masa mendatang. (Kom-PHT/Kbh/Ari)

Editor: Tri

Copyright © 2025