MALANG, PERHUTANI (15/11/2025) | Perhutani KPH Malang melaksanakan kegiatan tabur benih pinus serentak di wilayah Divisi Regional Jawa Timur sebagai bagian dari program persemaian tahun 2026 yang berlangsung di petak 44F, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungrejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pujon, pada Rabu (12/11).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, dan diikuti jajaran manajemen serta dihadiri Kepala Departemen SDM, Umum, IT & Keuangan Divre Jatim, Martini Widyastuti, beserta rombongan Divre Jatim.
Pelaksanaan tabur benih tahun ini juga melibatkan Srikandi Perhutani KPH Malang, yang berperan aktif dalam proses penaburan benih sebagai wujud kontribusi nyata perempuan Perhutani dalam mendukung pembangunan tanaman kehutanan dan peningkatan kualitas persemaian. Kehadiran Srikandi menambah kekuatan kolaborasi sekaligus menunjukkan komitmen kesetaraan dalam kegiatan teknis kehutanan.
Administratur Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, menyampaikan bahwa tabur benih serentak merupakan instruksi Divisi Regional Jawa Timur untuk memastikan kesiapan persemaian 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan ketersediaan bibit untuk mendukung kebutuhan tanaman pada tahun 2026. Program ini merupakan langkah strategis agar pengelolaan hutan tetap produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Departemen SDM, Umum, IT & Keuangan Divre Jatim, Martini Widyastuti, menegaskan pentingnya pelaksanaan tabur benih serentak. “Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh KPH se-Divre Jatim untuk menjamin kesiapan bibit bagi program kerja tahun 2026. Sinergi seluruh jajaran, termasuk peran Srikandi Perhutani, menjadi elemen penting dalam keberhasilan kegiatan ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tabur benih serentak ini, Perhutani berharap kebutuhan bibit tahun 2026 dapat terpenuhi secara optimal, sehingga mendukung reboisasi, pemulihan ekosistem, dan penguatan pengelolaan hutan berkelanjutan di Jawa Timur. (Kom-PHT/Mlg/Mhrr)
Editor:Lra
Copyright©2025