CEPU, PERHUTANI (20/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Kepala Sub Seksi (KSS) Keuangan, Perpajakan, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dan Manajemen Risiko (MR) melakukan pengecekan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, pada Rabu (19/11).
Hadir dalam kegiatan monitoring tersebut KSS Keuangan, Perpajakan, TJSL dan MR; KSS Kemitraan Produktif; KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komper; KSS Pengembangan Bisnis; serta Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Hargo Mulyo.
Administratur KPH Cepu melalui KSS Keuangan, Perpajakan, TJSL dan MR, Priyadi, menyampaikan bahwa pengecekan progres di lapangan bertujuan untuk memastikan kualitas pekerjaan, kesesuaian anggaran, hingga finalisasi serah terima aset. Ia menjelaskan bahwa proses monitoring penting dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, anggaran, dan spesifikasi teknis sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Ia mengatakan,
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pembangunan MCK berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komper Ari Susanto menambahkan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan pembangunan fasilitas MCK tepat sasaran. Ia menyampaikan,
“Monitoring ini bertujuan untuk memastikan pembangunan sesuai rencana dan benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat.”
KSS Kemitraan Produktif Agung Sugiarta menegaskan bahwa pengecekan ini juga bertujuan memastikan seluruh data administrasi, termasuk pencatatan aset, dapat diselesaikan dengan baik. Ia menjelaskan,
“Pembangunan fasilitas ini harus benar-benar memenuhi kebutuhan dasar sanitasi yang layak agar dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga Desa Klopoduwur.”
Sementara itu, Ketua LMDH Hargo Mulyo Sugeng Kurniawan menjelaskan bahwa pengecekan yang dilakukan Perhutani bertujuan memverifikasi kesesuaian fisik bangunan dengan anggaran, termasuk kualitas material dan progres pengerjaan. Ia menyampaikan,
“Pengecekan dilakukan untuk memastikan bangunan sesuai anggaran serta kualitas material dan pengerjaan berjalan dengan baik.”
Lebih lanjut, Sugeng Kurniawan menambahkan bahwa pembangunan MCK merupakan bagian dari program TJSL Perhutani yang dilaksanakan setiap tahun. Ia berharap, “Semoga dengan adanya sanitasi yang layak, kesehatan masyarakat Desa Klopoduwur semakin meningkat.” (Kom-PHT/Cpu/Pai).
Editor: Tri
Copyright © 2025