JATIROGO, PERHUTANI (20/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I Bojonegoro melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) realisasi pelaksanaan Rencana Teknik Tahunan (RTT) Semester I Tahun 2025 di wilayah kerja KPH Jatirogo, Kamis (20/11).

Administratur KPH Jatirogo melalui Kepala Seksi Pengelolaan SDH, Hartono, mengatakan bahwa kegiatan Monev dilaksanakan untuk memastikan seluruh pelaksanaan pengelolaan sumber daya hutan berjalan sesuai rencana dan waktu yang telah ditetapkan dalam RTT.

“Monitoring ini sangat penting sebagai bentuk kontrol dan evaluasi bersama CDK agar pelaksanaan pengelolaan hutan tetap berada pada jalur yang benar dan sesuai ketentuan. Dengan adanya evaluasi rutin, pengelolaan hutan di KPH Jatirogo diharapkan semakin efektif dan berkontribusi optimal terhadap pendapatan Perum Perhutani baik dari sektor kayu maupun non kayu,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan ditentukan oleh perencanaan yang baik, pengawasan pelaksanaan di lapangan, serta evaluasi secara berkala dengan pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu, Kepala Seksi Tata Kelola dan Kehutanan CDK Wilayah Bojonegoro, Rizky Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Monev merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi CDK dalam pembinaan kehutanan di wilayah kerjanya, termasuk Perhutani.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Jatirogo atas kerja sama dan dukungan yang baik dalam pelaksanaan program CDK. Harapannya, pelaksanaan RTT tahun 2025 dapat berjalan optimal sesuai target,” ujarnya.

Dalam agenda Monev tersebut, tim melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, di antaranya persemaian BKPH Bancar petak 15N seluas 2 hektare dengan rencana pembibitan Jati JPP SP sebanyak 50.732 plances yang telah terealisasi 100%. Selain itu, pembibitan jati KBK dari target 20.294 telah terealisasi 18.000 plances, serta pembibitan glirisidia dari target 2.323 plances telah terealisasi 100%. Secara keseluruhan, progres bibit siap tanam mencapai 96,9 persen.

Tim juga meninjau lokasi teresan petak 12E RPH Sekaran, tebangan A di petak 11F RPH Jatisari BKPH Bancar, tanaman pembangunan di petak 56A RPH Nglateng, serta tebangan di petak 14E RPH Kebonduren BKPH Bangilan. (Kom/PHT/Jtr/Eva)

Editor:Lra
Copyright©2025