Dok.Kom-PHT/Divre Jabar

Dok.Kom-PHT/Divre Jabar

BANDUNG, PERHUTANI (12/3)  | Gubernur Banten, Rano Karno mengapresiasi program Perum Perhutani berupa Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).  Hal tersebut disampaikan pada acara  Pencanangan Panen Raya Padi Gogo dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida serta Kedelai pada Kawasan Hutan Perhutani Wilayah Provinsi Banten di Petak 57b Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibaliung Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cikeusik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH).Banten,Sabtu,

Hadir dalam acara tersebut Dirut Perhutani,  Mustoha Iskandar, Kepala Divre Perhutani Jabar Banten,  Ellan Barlian  serta perwakilan dari Direksi PT. Sanghyang Sri, Direksi PT. Pioneer, Direksi dan Divisi Regional Bulog, PT. Pertani, Danrem Maulana Yusuf dan Danrem Wijaya Krama,  ketua LMDH, Camat Cikeusik dan Camat Cibaliung.

Rano Karno mengatakan bahwa Perum Perhutani telah menjawab dan bisa bekerja sama untuk mewujudkan Provinsi Banten meningkatkan kedaulatan pangan melalui sistem PHBM (Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat). “Jenis Padi, Jagung, Kedelai bahkan buah buahan juga bisa,” jelasnya.

Direktur Utama Perum Perhutani, Mustoha Iskandar menyampaikan bahwa Perum Perhutani mendapat amanah dari Presiden untuk meningkatan produktivitas dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. “Perhutani siap mendukung sekaligus optimalisasi lahan untuk mensejahterakan masyarakat melaui Program PHBM sistem tumpangsasi”, pungkasnya. Mustoha juga menegaskan setiap anggota LMDH harus mempunyai kartu anggota untuk menjamin hasil pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Banten juga menyerahkan voucher umroh kepada Kepala Seksi Pengelolaan Sumberdaya Hutan dan Tenaga Pendamping Masyarakat dari KPH Banten. (Kom-Pht/Divre Janten/Ade)

 
Editor : Dadang K Rizal
Copyright ©2016