PURWODADI, PERHUTANI (08/12/2025) | Wujud sinergi dan kebersamaan antara Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, dengan masyarakat desa hutan kembali terlihat melalui kegiatan makan bersama yang digelar di kawasan hutan wilayah BKPH Bandung. Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur atas selesainya pekerjaan penanaman tahun 2025 pada areal seluas 38,6 hektare.

Areal penanaman tersebut mencakup empat petak, yaitu Petak 43B1 seluas 4,5 hektare, Petak 46A seluas 12,1 hektare, Petak 56B seluas 10,0 hektare, dan Petak 72B seluas 12,0 hektare. Seluruhnya berhasil ditanami berkat kolaborasi antara jajaran Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan para pesanggem.

Kegiatan makan bersama diikuti oleh jajaran Perhutani BKPH Bandung, LMDH Tanjungharjo Manunggal, serta para pesanggem yang terlibat langsung dalam proses penanaman. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyertai kegiatan tersebut, sekaligus mempererat hubungan kerja sama dalam menjaga keberlanjutan hutan.

Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala BKPH Bandung, Sri Purwanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan penanaman.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras para pesanggem serta dukungan dari LMDH dalam setiap tahapan penanaman ini. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, turut menyampaikan pandangannya.

“Kami merasa diberdayakan dan ikut memiliki hutan ini. Kegiatan makan bersama menjadi simbol bahwa keberhasilan pengelolaan hutan adalah hasil gotong royong antara masyarakat dan Perhutani,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pesanggem, Kasmin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur bisa bekerja di hutan, memperoleh manfaat ekonomi, sekaligus menjaga lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar hutan semakin lestari dan masyarakat semakin sejahtera,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap sinergi dalam pengelolaan hutan dapat semakin kuat sehingga keberadaan hutan terus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat maupun lingkungan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2025