PURWODADI, PERHUTANI (14/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, menggelar kegiatan koordinasi dan verifikasi kelengkapan administrasi Koperasi Rimba Lestari Agung, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjungharjo Manunggal, di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (12/12).

Kegiatan koordinasi dan verifikasi administrasi koperasi ini merupakan langkah awal menuju implementasi program Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP). Program KKPP, merupakan pengembangan dari skema kemitraan kehutanan yang bertujuan mendorong LMDH, dan kelompok kemitraan tidak hanya berperan sebagai penggarap lahan hutan, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi produktif yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Perhutani melakukan pengecekan dan pendampingan terhadap kelengkapan administrasi koperasi, meliputi legalitas badan usaha, struktur organisasi, tata kelola kelembagaan, serta kesiapan koperasi dalam mendukung kegiatan usaha produktif berbasis sumber daya hutan. Verifikasi ini menjadi fondasi penting agar koperasi LMDH dapat berperan optimal dalam pengelolaan usaha kehutanan yang transparan, akuntabel, serta memberikan nilai tambah bagi anggotanya.

Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung, Sri Purwanto, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kelembagaan LMDH melalui pendekatan kemitraan produktif.

“Melalui verifikasi administrasi koperasi ini, Perhutani ingin memastikan bahwa LMDH, memiliki kesiapan kelembagaan dan manajerial yang baik. Harapannya, LMDH tidak hanya berfungsi sebagai mitra pengelola lahan, tetapi mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program KKPP sejalan dengan upaya Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

“Kemitraan yang kuat dan produktif akan menciptakan hubungan saling menguntungkan antara Perhutani dan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian hutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, menyambut baik kegiatan koordinasi dan verifikasi yang dilakukan oleh Perhutani. Menurutnya, pendampingan ini memberikan pemahaman yang lebih baik bagi LMDH dalam mengelola koperasi secara tertib dan profesional.

“Kami berharap melalui program KKPP, LMDH dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan dan usaha, sehingga anggota tidak hanya menggantungkan penghasilan dari penggarapan lahan, tetapi juga dari kegiatan ekonomi produktif yang dikelola koperasi,” ungkap Supadi.

Perwakilan pengurus Koperasi Rimba Lestari Agung, Darsono, juga menyampaikan komitmennya untuk melengkapi dan memperbaiki administrasi koperasi sesuai dengan arahan Perhutani.

“Verifikasi ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus berbenah. Kami siap mendukung implementasi KKPP, dan mengembangkan usaha koperasi agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota LMDH,” tuturnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi antara Perhutani, LMDH, dan koperasi semakin kuat, sehingga implementasi KKPP dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa hutan sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2025