SUMEDANG, PERHUTANI (29/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sumedang bersama Kepolisian Resor (Polres) Sumedang membagikan bibit tanaman kepada para pengguna jalan yang melintasi Jalan Cadaspangeran, Kabupaten Sumedang, pada Jumat (26/12).
Pembagian bibit tersebut dilaksanakan langsung oleh Kapolres Sumedang beserta jajaran, didampingi jajaran Perhutani KPH Sumedang, saat melakukan peninjauan lokasi tebing longsor di kawasan Cadaspangeran yang terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga saat peninjauan, proses penanganan masih terus dilakukan melalui pembersihan material longsoran yang menutupi badan jalan oleh petugas gabungan.
Petugas gabungan tersebut terdiri dari unsur Perhutani KPH Sumedang, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Sumedang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang, Dinas Perhubungan, pemerintah desa, serta masyarakat Desa Cigendel.
Administratur Perhutani KPH Sumedang, Avid Roliick, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas penanganan terpadu yang dilakukan terhadap kejadian tebing longsor di Cadaspangeran. Ia menegaskan bahwa pada setiap musim hujan, Perhutani KPH Sumedang senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya di sepanjang jalur Jalan Cadaspangeran, serta mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi seluruh pihak dalam penanganan tebing longsor Cadaspangeran. Setiap musim hujan kami terus meningkatkan kewaspadaan di sepanjang jalur ini dan mengimbau kepada para pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati saat melintas,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan bahwa penanganan telah dilakukan sejak malam kejadian. Selain penanganan darurat pascalongsor, pihaknya bersama instansi terkait juga menyiapkan langkah mitigasi dan antisipasi jangka panjang, salah satunya melalui rencana penanaman pohon kaliandra dan jenis tanaman berakar dalam yang dinilai sesuai untuk kondisi tanah lereng.
“Sejak malam kejadian kami telah melakukan penanganan dan saat ini dilakukan pengecekan ulang di lapangan. Ke depan, selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah mitigasi dan antisipasi jangka panjang bersama instansi terkait, salah satunya melalui rencana penanaman pohon kaliandra dan tanaman berakar dalam yang mampu menahan erosi serta mengurangi pergerakan tanah pada musim penghujan,” jelasnya. (Kom-PHT/Smd/Jey)
Editor: MS
Copyright © 2025