KEDU UTARA, PERHUTANI (29/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, terus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis alam yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan wisata alam Sukorini Foggy Village, sebuah destinasi hidden gem, yang menawarkan udara sejuk dan panorama alam asri di Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Senin (29/12).

Wisata alam Sukorini Foggy Village, berada di kawasan hutan pangkuan Perhutani, tepatnya di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogopucang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Pengelolaannya dilaksanakan melalui skema kemitraan antara Perhutani, dengan CV Bumi Wisata Agroraya, sebagai bentuk kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi alam secara lestari dan berkelanjutan.

Sukorini Foggy Village, dikenal dengan suasana sejuk khas pegunungan yang kerap diselimuti kabut tipis, sehingga menciptakan nuansa alami dan menenangkan. Hamparan pepohonan hijau serta lanskap perbukitan menjadi daya tarik utama yang memanjakan mata pengunjung. Kondisi tersebut menjadikan Sukorini Foggy Village, sebagai pilihan wisata bagi masyarakat yang ingin melepas penat dari aktivitas perkotaan.

Selain panorama alam, kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya bumi perkemahan yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas, pelajar, maupun keluarga untuk kegiatan berkemah dan edukasi alam. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas resto dengan harga terjangkau yang tersedia di dalam kawasan wisata.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa pengembangan Sukorini Foggy Village, merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam mengelola kawasan hutan secara produktif tanpa mengesampingkan aspek kelestarian lingkungan.

“Perhutani, mendorong pengembangan potensi wisata alam yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan, sekaligus tetap menjaga fungsi ekologis hutan,” ujarnya.

Ia, menambahkan, melalui skema kemitraan dengan pihak pengelola, Perhutani, berharap Sukorini Foggy Village, dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang berdaya saing serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kemitir.

Sementara itu, perwakilan CV Bumi Wisata Agroraya, Devi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mengelola Sukorini Foggy Village dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan.

“Kami berupaya menghadirkan wisata alam yang nyaman, aman, dan tetap menjaga keasrian lingkungan. Harapannya, Sukorini Foggy Village dapat dikenal lebih luas dan menjadi kebanggaan masyarakat Desa Kemitir,” ungkapnya.

Salah seorang pengunjung, Rina, mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan. Menurutnya, udara yang sejuk dan pemandangan alam yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri.

“Tempatnya nyaman, udaranya segar, cocok untuk refreshing bersama keluarga. Fasilitasnya juga cukup lengkap,” katanya.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan kemitraan yang berkelanjutan, Sukorini Foggy Village diharapkan mampu menjadi destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Semarang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2025