BANYUWANGI SELATAN, PERHUTANI (30/12/2025) | Dalam rangka memperkuat sinergi dan komunikasi lintas pemangku kepentingan guna mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut), menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung program Ketahanan Pangan Pemerintah, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan melaksanakan koordinasi dan silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Huda, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (30/12).
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan melalui Komandan Regu Polisi Hutan Mobile (Polhutmob), Edi Wibowo, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik. Menurutnya, keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengamanan hutan, menjaga stabilitas sosial, serta menyukseskan program ketahanan pangan di kawasan hutan.
Pabin Polisi Hutan KPH Banyuwangi Raya, AKP Donny Ariadi, menegaskan bahwa pencegahan Gukamhut perlu dikedepankan melalui komunikasi sosial, pembinaan masyarakat, dan koordinasi berkelanjutan. Namun demikian, penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas apabila ditemukan pelanggaran guna memberikan efek jera dan menjaga kelestarian hutan.
Pengasuh Ponpes Mamba’ul Huda, KH. Ahmad Muthoharur Rohman, menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan komitmen untuk mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan masyarakat desa hutan. (Kom-PHT/Bws/Dik)
Editor:Lra
Copyright©2025