KEDU UTARA, PERHUTANI (31/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melakukan patroli pemantauan di wisata pendakian Gunung Ungaran via Mawar, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, guna mengantisipasi lonjakan pendaki pada masa liburan akhir tahun. Kegiatan ini dilaksanakan seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan pendakian gunung yang dipengaruhi fenomena fear of missing out (fomo), sekaligus sebagai upaya mengingatkan pentingnya keamanan dan keselamatan pendaki di tengah kondisi cuaca ekstrem, Selasa (30/12).

Patroli pemantauan dilakukan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ardi Mukti Lestari serta pengelola basecamp pendakian Gunung Ungaran via Mawar yang berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lempuyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Fokus kegiatan meliputi pemantauan aktivitas pendaki, kepatuhan terhadap kuota dan administrasi pendakian, kondisi jalur, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung keselamatan.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa Herman Sutrisno menyampaikan bahwa liburan akhir tahun kerap diikuti peningkatan jumlah pendaki yang signifikan.

“Tren pendakian saat ini tidak lepas dari fenomena fomo, sehingga jumlah pendaki meningkat tajam pada momen tertentu. Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan kabut tebal menjadi faktor risiko yang harus diantisipasi bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Perhutani mengutamakan keselamatan pendaki dan kelestarian kawasan hutan. Oleh karena itu, para pendaki diimbau untuk selalu mematuhi standar operasional prosedur pendakian, memantau informasi prakiraan cuaca, membawa perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Pendaki diharapkan tidak memaksakan diri apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Ketua LMDH Ardi Mukti Lestari Muhtarom menyatakan dukungannya terhadap langkah Perhutani dalam melakukan patroli pemantauan. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, LMDH, dan pengelola basecamp sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalur pendakian.

“Kami bersama-sama melakukan pengawasan dan edukasi kepada pendaki agar lebih peduli terhadap keselamatan serta tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola basecamp pendakian Gunung Ungaran via Mawar Mushori menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan pendaki.

“Kami melakukan pengetatan registrasi, pendataan pendaki secara menyeluruh, serta pengecekan perlengkapan sebelum pendaki naik. Informasi mengenai kondisi jalur dan cuaca juga terus kami sampaikan kepada pendaki,” jelasnya.

Dengan patroli pemantauan terpadu ini, Perhutani berharap kegiatan pendakian Gunung Ungaran via Mawar selama liburan akhir tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan bertanggung jawab, sekaligus tetap menjaga kelestarian kawasan hutan bagi keberlanjutan fungsi ekologis dan manfaat sosial di masa mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2025