KEDU UTARA, PERHUTANI (31/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan patroli dan pemantauan pengunjung di kawasan wisata alam Curug Lawe Benowo Kalisi yang berada di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Rabu (31/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan mitigasi bencana seiring meningkatnya jumlah pengunjung pada masa libur akhir tahun.
Wisata Curug Lawe Benowo Kalisi merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berada di kawasan hutan negara, tepatnya di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Keindahan air terjun yang berpadu dengan suasana hutan alami menjadikan lokasi ini banyak dikunjungi wisatawan, terutama saat musim liburan.
Patroli dilakukan oleh jajaran petugas lapangan Perhutani BKPH Ambarawa bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bela Pesona Desa Kalisidi serta pengelola wisata. Kegiatan difokuskan pada pemantauan aktivitas pengunjung, pengecekan jalur menuju lokasi wisata, serta pengawasan kondisi cuaca yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, seperti hujan disertai angin kencang.
Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada pengunjung agar selalu mengutamakan keselamatan selama berwisata. Pengunjung diingatkan untuk lebih waspada saat cuaca hujan dan angin, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta segera menjauh dari area aliran air apabila kondisi cuaca memburuk.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung di kawasan wisata hutan.
“Pada libur akhir tahun terjadi peningkatan jumlah pengunjung di kawasan wisata alam. Oleh karena itu, Perhutani melakukan patroli dan pemantauan secara intensif untuk memastikan keamanan pengunjung sekaligus memberikan edukasi dan imbauan sebagai langkah mitigasi bencana, khususnya saat cuaca hujan dan angin,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani terus mendorong pengelolaan wisata yang mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, serta kelestarian kawasan hutan agar tetap terjaga secara berkelanjutan.
Ketua LMDH Bela Pesona Desa Kalisidi, Muhajirin, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, LMDH, dan pengelola wisata sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, terutama saat terjadi lonjakan wisatawan.
“Kami bersama Perhutani dan pengelola wisata selalu berupaya melakukan pengawasan di lapangan. Edukasi kepada pengunjung terus kami sampaikan agar tetap waspada terhadap cuaca dan mematuhi aturan keselamatan demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, pengelola wisata Curug Lawe Benowo Kalisi, Putra, menyampaikan kesiapan dalam menghadapi lonjakan pengunjung selama libur akhir tahun. Pengawasan di jalur wisata dan area sekitar curug diperketat, serta informasi terkait keselamatan disampaikan secara berkala kepada pengunjung.
“Selama libur akhir tahun, kami meningkatkan pemantauan dan rutin mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati, terutama saat hujan dan angin. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama kami,” katanya.
Melalui patroli dan pemantauan terpadu ini, Perhutani berharap kegiatan wisata di Curug Lawe Benowo Kalisi dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman, sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan sebagai aset lingkungan dan wisata alam. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2025